Setiap Bulan 8 PNS Cerai - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Setiap Bulan 8 PNS Cerai

Setiap Bulan 8 PNS Cerai

Written By Mang Raka on Kamis, 14 April 2016 | 16.59.00

KARAWANG, RAKA - Kesetiaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Karawang terhadap pasangannya mulai diragukan. Pasalnya, setiap bulan ada saja PNS yang digugat cerai atau minta cerai.
Seorang guru PNS di lingkungan pendidikan dasar yang tidak mau disebut namanya mengaku, perceraian dipilihnya karena sudah tidak cocok. Padahal dirinya sudah menikah selama 10 tahun. "Saya ambil cerai karena sudah tidak bisa dipertahankan. Cekcok muncul dengan alasan yang tidak jelas," katanya kepada Radar Karawang, Selasa (12/4) kemarin.
Ia menambahkan, rasa cemburu yang melatarbelakangi perceraiannya itu, membuat keharmonisan rumah tangganya terganggu. "Ada saja permasalahan, akhirnya ribut terus jadi cerai pilihan yang kita ambil," ujar guru PNS yang mengaku sudah memiliki cucu tersebut.
Kabid Kesejahteraan Pegawai dan Pengembangan Karir BKD Karawang Abas Sudrajat mengatakan, ketidakcocokan yang dipicu oleh masalah perselingkuhan dan ekonomi kerap menimpa PNS. "Ya antara dua itu, kalau bukan ekonomi kepincut wanita lain," kata Abas.
Ia melanjutkan, PNS yang akan bercerai harus melewati berbagai tahap, mulai dari OPD tempat mereka bernaung hingga BKD. Hal itu sesuai dengan PP no 10 tahun 1983 Jo.PP no 45 tahun 1990.  "Untuk PNS yang akan bercerai, mereka harus mengajukan permohonan cerai. Tapi sebelum diberikan ada tahapan perdamaian atau mediasi untuk mengupayakan mereka rujuk," beber Abas.
Menurutnya, PNS yang banyak bercerai ada di kalangan para guru. Hal itu wajar karena sebagian besar PNS di Karawang didominasi oleh PNS di kalangan Dinas Pendidikan. "Untuk profesi guru memang lebih banyak dibanding PNS lain," terangnya.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, AD Wibawa mengakui jika angka PNS yang terbanyak mengalami perceraian adalah guru. "Banyak guru laki-laki yang digugat cerai, dengan alasan suaminya selingkuh atau punya pasangan lain," ujarnya.
Humas Pengadilan Agama Karawang Jajang Suherman mengatakan, selama tahun 2015 ada 96 perceraian PNS. Sedangkan dari Januari hingga April tahun ini ada sekitar 16 kasus cerai. "Angka perceraian memang melonjak tajam dibanding tahun 2014 yang hanya 87 orang," ujarnya. (dri)

Perceraian PNS
Tahun 2014
87 kasus

Tahun 2015
96 kasus
Rincian
Cerai talak
 29 kasus
Cerai gugat
67 kasus
Januari-April 2016
16 kasus
Rincian
Cerai talak
4 kasus
Cerai gugat
12 kasus

*) sumber: Pengadilan Agama Karawang
Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template