Selangkah Lagi, Kejaksaan Tetapkan Tersangka Korupsi KPU - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Selangkah Lagi, Kejaksaan Tetapkan Tersangka Korupsi KPU

Selangkah Lagi, Kejaksaan Tetapkan Tersangka Korupsi KPU

Written By Mang Raka on Kamis, 28 April 2016 | 13.30.00

KARAWANG, RAKA – Kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang meningkatkan status pemeriksaan dari penyelidikan ke penyidikan.
Peningkatan status ini ditetapkan setelah kejaksaan menyimpulkan adanya perbuatan melanggar hukum, dalam pengelolaan anggaran dan kegiatan di lingkungan KPU Karawang senilai Rp 59 milar. “Hasil ekspose menetapkan kasus ini naik ke dik (penyidikan), setelah kita menyimpulkan adanya perbuatan melanggar hukum dalam pengelolaan anggaran dan kegiatan di lingkungan KPU,” kata Kordinator Penyidik, Ziko Ekstrada, Rabu (27/4).
Menurut Ziko, berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejari Karawang No.Print 01/0218/FD 1/02 2016 tanggal 15 Februari 2016, tim penyidik kejaksaan telah mengumpulkan data dan keterangan, terkait dugaan korupsi pengadaan alat peraga kampanye pilkada. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, penyidik menyimpulkan telah terjadi perbuatan melanggar hukum yang mengakibatkan terjadi kerugian negara, dengan perkiraan sementara mencapai Rp 1,3 miliar. “Kita sudah menemukan perbuatan melanggar hukum dalam kegiatan belanja pengadaan barang dan jasa, dan juga kegiatan fisik dalam penunjukan langsung atau LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik),” katanya.
Ziko mengungkapkan, dalam kegiatan barang dan jasa terdapat kegiatan penunjukan langsung sebanyak 64 kegiatan, dan 9 kegiatan dilakukan melalui lelang LPSE. Sedangkan nilai kegiatan pengadaan barang dan jasa mencapai Rp 14.747.250.372. “Kerugian negara ini baru dalam hitungan kita, nanti untuk resminya ada lembaga BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) yang akan menghitungnya. Namun yang terpenting itu kita sudah menemukan perbuatan melanggar hukumnya,” katanya.
Menurut Ziko, dengan penetapan status penyelidikan ke penyidikan, maka tim penyidik akan segera melakukan penetapan tersangka  yang melakukan pelanggaran hukum. Hanya saja, penetapan tersangka masih membutuhkan proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan sedikitnya dua alat bukti yang sah. “Kita masih harus melakukan pemeriksaan kembali untuk mendapatkan alat bukti tersebut sesuai dengan aturan. Jika sudah mendapakan alat bukti, maka tim penyidik akan menetapkan status tersangka terhadap pihak yang terkait dengan kegiatan KPU,” katanya.
Ziko memastikan akan memanggil ulang pihak yang dianggap perlu untuk dimintai keterangan, ataupun data yang dibutuhkan tim penyidik. Pemanggilan dilakukan terhadap pihak yang terlibat dalam kegiatan KPU yang ditemukan melanggar hukum. “Tidak semua kita panggil lagi, hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahui secara persis kegiatan yang dilakukan secara melanggar hukum. Kita memang masih melakukan pendalaman soal ini,” katanya. (ops)

Anggaran KPU
Pilkada
Rp 59 miliar
Pengadaan Barang dan Jasa
Rp 14,7 miliar
Kerugian Negara Versi Kejaksaan
Rp 1,3 miliar

Pengadaan Barang KPU
Penunjukan langsung
64 kegiatan
Melalui lelang LPSE
9 kegiatan
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template