Rapat Dinas Pendidikan Telan Rp 185 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Rapat Dinas Pendidikan Telan Rp 185 Juta

Rapat Dinas Pendidikan Telan Rp 185 Juta

Written By Mang Raka on Selasa, 19 April 2016 | 21.58.00

-Dua Hari di Hotel Mewah Jatiluhur

KARAWANG, RAKA - Rapat kerja Daerah (Rakerda) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang menuai polemik. Ditengah kondisi masih banyaknya sarana dan prasarana pendidikan di Karawang yang mengalami kerusakan parah, justru dinas terkait terkesan dengan sengaja menghambur-hamburkan uang untuk kegiatan Rakerda pada 14-15 April 2016, di salah satu hotel mewah di area wisata Danau Jatiluhur Purwakarta.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Karawang, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari itu menghabiskan dana sebesar Rp 185 juta lebih. Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 135 orang, yang melibatkan seluruh pejabat Dinas Pendidikan, UPTD PAUD dan SD kecamatan, MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMP, SMA/SMK, perwakilan pengawas dan kepala SD, SMP, SMA/SMK, Badan Permusyawaratan Perguruan Swasta (BPMS), Dewan Pendidikan, PGRI Kabupaten Karawang, dan organisasi kemitraan PNFI. Sementara itu, kegiatan rakerda ini dibuka langsung oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
Kadisdikpora Kabupaten Karawang Dadan Sugardan dalam laporannya mengatakan, rapat kerja ini sebagai langkah konkret untuk menuntaskan program dan kegiatan, serta menyiapkan rancangan kebijakan di bidang pendidikan, pemuda dan olahraga sampai tahun 2016. Dadan mengatakan, rakerda bertujuan untuk pemantapan upaya peningkatan aksebilitas, peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan, dan meningkatkan manajemen pelayanan pendidikan dalam sinergitas sumber daya pendidikan, pemuda dan olahraga. “Perlu dirumuskan dan disepakati kebijakan tahunan pembangunan melalui rakerda ini,” pungkas Dadan.
Diberitakan sebelumnya, Disdikpora sudah mengantongi data sekolah rusak. Mulai dari rusak ringan, rusak sedang, sampai rusak berat. Data itu didapatkan dari laporan berkala dari para kepala sekolah. Jika ditotal, kata Dadan, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki sekolah rusak di tingkat SD dan SMP adalah Rp 127 miliar.  "Itu belum dihitung bidang pendidikan menengah atas. Sedangkan kesiapan anggaran di Dinas Cipta Karya hanya 13,7 miliar rupiah. Makanya, tahun ini Disdikpora belum bisa memperbaiki seluruh sekolah rusak," tutur Dadan. (ega)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template