Rampok Sisir Kantor Pemerintahan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rampok Sisir Kantor Pemerintahan

Rampok Sisir Kantor Pemerintahan

Written By Mang Raka on Jumat, 15 April 2016 | 15.00.00

Dari Cilamaya, Purwasari, Hingga Klari

KLARI, RAKA - Sasaran rampok di Kabupaten Karawang rupanya sudah beralih dari rumah warga ke kantor pemerintahan. Buktinya, dalam satu bulan saja sudah tiga kali di tiga kecamatan berbeda kantor pemerintahan dibobol rampok.
Setelah kantor Desa Cikarang di Kecamatan Cilamaya Wetan, komplek kantor Camat Purwasari, kini kantor Desa Pancawati di Kecamatan Klari menjadi sasaran komplotan rampok. Dalam aksinya, mereka berhasil mengambil empat set komputer dan televisi. Kerugian ditaksir Rp 29 juta. "Iya, benar kantor desa telah kemalingan," ungkap Kades Pancawati, Ade kepada Radar Karawang, Kamis (14/4) kemarin.
Peristiwa itu diketahui saat seorang linmas Pancawati yang setiap hari bersih-bersih, mendapati pintu kantor desa sudah terbuka. Setelah dilihat ke berbagai ruangan, ternyata komputer dan televisi sudah hilang. "Sekitar pukul 07.00. AWalnya yang tahu itu hansip yang bernama Upas," katanya.
Sebelumnya, Kantor Desa Cikarang Kecamatan Cilamaya Wetan berhasil dibobol pencuri Senin dini hari (11/4) sekitar pukul 03.00 WIB. Akibatnya, belasan komputer, laptop, printer hingga kipas angin di ruangan kantor desa lenyap seketika. Bahkan beberapa file dan dokumen penting pemerintahan desa juga ikut-ikutan raib. Kades Cikarang, Tajudin Nur mengatakan dirinya baru tahu dari laporan warga dan pegawai desa sekitar pukul 07.00 pagi bahwa kantornya dibobol maling. Saat dicek, diduga, kawanan pencuri itu memecahkan kaca-kaca jendela kantor desa. Bahkan beberapa pintu ruangan Kepala Urusan (Kaur) yang terkunci juga ikut dipreteli.
Sementara di Purwasari, rampok berhasil membobol Kantor Urusan Agama (KUA), UPTD PAUD/SD, kantor KB, kantor Kecamatan Purwasari, dan rumah dinas camat, pada awal bulan April. Padahal jarak lima bangunan itu hanya sepelemparan batu dari kantor Polsek Purwasari.
Peristiwa itu baru diketahui oleh pembantu Satpol PP Kecamatan Purwasari, Darim sekitar pukul 06.30 WIB. Selain komputer, kamera yang biasa digunakan untuk membuat KTP elektronik juga raib. "Sejumlah pintu terlihat rusak seperti dicongkel dan didobrak oleh para pelaku pencuri itu," ujarnya kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, biasanya setiap malam di kantor kecamatan dijaga olehnya. Namun, saat malam kejadian dirinya tidak bertugas karena sedang sakit. "Penjaga piket dan Kasi Trantrib sudah dimintai keterangan oleh polisi untuk menjadi saksi," jelasnya.
Sementara, Kasi Trantib Kecamatan Purwasari Tito mengatakan, setiap hari seharusnya ada anggota Satpol PP yang berjaga. Namun entah kenapa saat malam kejadian, tidak ada satupun anggotanya yang bertugas. "Memang biasanya yang berjaga Darim, tapi dia sedang sakit," katanya.
Kendati demikian, lanjutnya, untuk barang-barang yang hilang kebanyakan monitor komputer di kantor kecamatan. "Kerugian dari perampokan ini sekitar Rp 15 jutaan," ujarnya. (cr1/rk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template