Program Pemerintah Kurang Sosialisasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Program Pemerintah Kurang Sosialisasi

Program Pemerintah Kurang Sosialisasi

Written By Mang Raka on Rabu, 20 April 2016 | 12.00.00

TEGALWARU,RAKA - Kunjungan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ke Kecamatan Tegalwaru, memaksa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kalang kabut. Kehadiran gubernur ke wilayah itu terkait program pemberdayaan perempuan keluarga sejahtera (P2WKSS). Program itu sendiri merupakan upaya menuju desa sehat dan mandiri.

Terkait program-program yang digulirkan di daerah tersebut, selama ini masyarakat tidak mengetahui secara jelas program apa yang akan dijalankan pemerintah, bahkan program yang ditujukan untuk satu desa secara keseluruhan, pun di beberapa dusun nyaris tidak merasakan manfaatnya. Sehingga mereka berharap pemerintah baik kabupaten, kecamatan dan desa bisa melakukan sosialisasi secara keseluruhan dan menyeluruh agar masyarakat pun mengetahui secara detail untuk apa program digulirkan. sementara apapun kegiatan dipastikan menggunakan sumber anggaran yang diambil dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.
Hal itu diutarakan Yani (45) warga Kampung Cipeuteuy, Desa Mekarbuana, dampak yang bisa dirasakan terkait konsep P2WKSS, Yani mengaku tidak mengetahui secara pasti dan jelas. Hanya adanya informasi saja bahwa ada kegiatan kunjungan kerja Gubernur Jawa barat. "Saya tidak tahu kunjungan dalam rangka apa dan apa yang dimaksud dengan P2WKSS. Kalau memang berdampak bagi kami masyarakat desa juga kami sambut dengan baik. Cuma transparansi serta sosialisasi pun diungkapkan agar kami mengetahui dengan jelas acara itu," paparnya.
Hal yang sama pun di katakan oleh,Nurdin (55) warga kampung Cipeuteuy,menandaskan program yang di adakan belum di ketahui secara utuh oleh warga,bahkan dirinya apakah program tersebut hanya untuk satu dusun saja,padahal dusun yang lainnya pun membutuhkan informasi dari suatu program yang akan terlaksana karena program apapun itu menggunakan uang rakyat karena ada anggarannya. "Kami juga kan dalam satu kesatuan desa yang sama dan hanya berbeda dusun saja akan tetapi pemberlakuannya sepertinya hanya tertumpah di satu dusun saja. Sementara apapun korelasinya tetap saja uang yang di pergunakan untuk kegiatan pemerintah dari uang rakyat, makanya saya sangat ingin tahu," ketusnya.
Di sela-sela kegiatan evaluasi dari BPMPD Kabupaten Karawang, Camat Tegalwaru, Drs.H.Sujana menyampaikan, program itu memang program desa yang dikhususkan dalam satu dusun agar bisa menjadi kampung sehat. Dan itu dibantu semua TPD untuk fasilitas yang lainnya sebagai penunjang atau support dan mekanisme untuk kampung sehat tidak terbatas. Bahkan dalam satu tahun ke depannya mungkin saja desa atau dusun yang lainnya pun bisa diajukan sebagai kampung sehat selanjutnya di tahun yang akan datang.
"Yah saya harap jangan jadi perbedaan, toh dampak yang baiknya adalah bisa membawa nama baik di Nasional bahwa Kampung Jayanti ada di Kecamatan Tegalwaru,dan saya harap ke depannya untuk kampung-kampung lainnya pun bisa di programkan,asalkan siap secara keseluruhannya," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template