Pengembang Pasar di Karawang Bermasalah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengembang Pasar di Karawang Bermasalah

Pengembang Pasar di Karawang Bermasalah

Written By Mang Raka on Jumat, 29 April 2016 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Pasar yang seharusnya bisa diandalkan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), ternyata jauh panggang dari api. Anggota Komisi B DPRD Karawang, Mulya Syafari ST mengatakan, selain masih rendahnya retribusi pasar yang masuk ke kas daerah, perjanjian yang menjadi kesepahaman dalam Bangunan Operasi Transfer (BOT) juga sering diingkari pihak pengembang.
Selain itu, hampir semua pasar di Karawang bermasalah dengan tunggakan, yang nyata-nyata belum maksimal menyumbang PAD. Hal itu, kata Mul, disebabkan pihak ketiga melanggar perjanjian yang disepakati bersama pemkab selama ini. "Banyak pengembang bermasalah soal komitmen, contoh konkritnya di Cikampek," ujarnya kepada Radar Karawang, kemarin.
Politisi PKB ini mewanti-wanti ketika sejumlah pasar direvitalisasi, Pemkab Karawang harus detil membuat perjanjian dengan pengembang. Karena biasanya kontrak yang dibuat dengan pihak ketiga bisa mencapai 25 tahun.  "Pasar Dengklok dan Pasar Baru Karawang menjadi agenda dalam waktu dekat, sementara Cilamaya dan Jatisari masih dalam bahasan," ungkapnya.
Lebih jauh ia menambahkan, selain pasar milik pemkab, Komisi B juga membidik dua pasar milik desa yaitu Talagasari dan Kosambi. Giatnya pemerintah daerah merevitalisasi pasar, kata Mul karena pemerintah pusat berencana meremajakan 5 ribu pasar desa. "Kita harus bisa menyerap alokasinya, sehingga kedua pasar desa itu bisa menyerap dana bantuan dari pusat, baik untuk pengembangan atau penertibannya," tuturnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template