Pencari Kodok Mengambang di Tengah Sawah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pencari Kodok Mengambang di Tengah Sawah

Pencari Kodok Mengambang di Tengah Sawah

Written By Mang Raka on Senin, 11 April 2016 | 15.30.00

PANGKALAN,RAKA – Kampung Babakan Cigeuntis, Desa Mulangsari, heboh. Pencari kodok ditemukan tewas, Minggu (10/4) disamping bronjong kodoknya dalam kondisi tubuh kaku, tertelungkup miring di sawah. Sedang bagian tangan masih menggenggam kandang kodok. Sementara polisi hingga kemarin masih melakukan penyelidikan dan belum bisa memastikan korban dibunuh atau tidak.

Data lapangan yang dihimpun RAKA korban Suma (38) warga Indramayu, Blok Kidul RT 01/03 Desa Kedokan. Korban sendiri diperkirakan meninggal di malam hari dan mengacu kondisi fisiknya korban tewas bukan karena aksi kekerasan karena jasad korban terlihat utuh dan tidak ada luka. "Saya menemukan korban sudah meninggal di areal sawah saya," ucap Hj.Ikam warga Kampung Jawa raya RT 01/07 Desa Mulangsari.
Dilanjutkan Ikam, penemuan itu berawal ketika dirinya hendak menyawah. Dia terkejut waktu melihat ada jasad manusia tertelungkup miring menghadap ke barat. Karena takut Ikam langsung memberitahukan kepada warga. “Saya sempat amati dari kejauhan dan selang beberapa menit setelah warga berkumpul secara bersama-sama melihat dari dekat mayat tersebut," katanya.
Hal sama diungkapkan Nurdin (40) petani setempat. Dirinya bersama-sama dengan lainnya langsung berhamburan melihat dari dekat mayat tersebut, setelah mendengar teriakan Ikam. Setelah memastikan yang mengambang itu mayat baru kemudian memberitahukannya ke polisi sektor Pangkalan. “Saya khawatir orang sini yang meninggal karena terseret arus sungai Cibeet,Kemungkinan warga yang menjadi petani kan biasanya memantau areal persawahannya karena khawatir terendam oleh air sungai Cibeet,Dan kadang kan ada pula warga yang memeriksanya di malam hari. Ternyata bukan kalau dilihat dari jasad dan ada kandang kodoknya kemungkinan para pengepul kodok yang memang ada pula yang masuk ke wilayah desa kami," paparnya.
Diutarakan Deni (44) warga sekitar, memang ada beberapa hari yang lalu dua orang yang sering jalan di malam hari menggunakan lampu penerangan di kepalanya ketika di tegur mereka hanya tengah mencari kodok swike untuk di jual kembali. “Biasanya pencari kodok tidak sendirian tapi bergerombol ketika datang. Dan seperti di bagi beberapa bagian dan beberapa orang dan saya pernah menegur orang yang menggunakan penerangan di kepalanya dan mereka menjawabnya tengah mencari kodok Swike untuk dijual," terangnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template