Penampung Air Plastik Program Mubazir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penampung Air Plastik Program Mubazir

Penampung Air Plastik Program Mubazir

Written By Mang Raka on Senin, 25 April 2016 | 13.00.00

TEGALWARU, RAKA - Program air bersih dengan menggunakan bak penampung plastik dianggap mubazir. Bak itu tidak mampu menampung air lebih banyak sesuai kebutuhan warga, sehingga airpun sering tumpah dan terbuang sia-sia.

Yahya (40), warga Kampung Cisaar, Desa Kutamaneuh menuturkan, jika saat ini bak penampung air itu tidak digunakan karena tidak mampu menampung debit air yang banyak.  Warga sendiri karena merasa sayang air yang melimpas akhirnya menyambungkan pipa-pipa air langsung ke rumah masing-masing. Bak penampung air ini merupakan program pemerintah daerah. "Bak itu hanya berfungsi saat kemarau saja dan dialiri air dari truk-truk pengangkut air hasil sumbangan. Kalau musim hujan sih bak-bak itu hanya menampung sementara saja," ucapnya.
Selain Kutamaneuh, daerah lain yang baknya juga mubazir adalah Kampung Pasir Camay, Desa Cintawargi. Bak penampung itu malah tidak dipergunakan sama sekali hingga terbengkalai begitu saja. "Memang itu kan bantuan saat kemarin kemarau panjang yang menimpa wilayah kita. Dan saat ini pun air yang ada tidak mengalir di bak penampungan tersebut, hingga wargapun membiarkan begitu saja," ujar Budi, warga sekitar bak penampungan.
Dirinya, berharap malah lebih baik dipergunakan untuk kepentingan bersama saja seperti masjid yang kondisinya bak air wudhunya retak dan bocor hingga membutuhkan bak penampung air dari plastik itu. Akan tetapi, karena khawatir dipersalahkan mereka pun mengurungkan niatnya.
Ditempat lainnya, seperti di Kampung Bakan Menteng, Desa Cigunungsari pun sama, bak penampungan malah rusak karena termakan usia hingga plastiknya mengalami lapuk. Diutarakan H.Udin (60) karena air di wilayahnya sulit maka percuma bak itu ada karena tidak bisa diandalkan sebagai penampung. Selain itu juga bak pecah hingga air pun bocor. "Saya hanya berharap pemerintah bisa memeriksa terlebih dahulu peruntukannya agar warga tidak bingung dibuatnya. Karena bak menjadi mubazir keberadaannya," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template