Pemerintah Daerah Tidak Peka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemerintah Daerah Tidak Peka

Pemerintah Daerah Tidak Peka

Written By Mang Raka on Rabu, 20 April 2016 | 15.00.00

*Potensi Wisata 45 Goa Keramat Jangan Diabaikan

PANGKALAN, RAKA - Goa Dayeuh di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, ternyata merupakan destinasi pariwisata Karawang Selatan. Sayangnya, infrastruktur menuju wisata goa tersebut tidak mendukung, sehingga perlu dibenahi agar memudahkan wisatawan sampai ke objek wisata tersebut.

Pantauan RAKA, Selasa (19/4), akses menuju lokasi wisata goa itu cukup sulit karena masih berupa jalan setapak. Padahal jika mencermati potensi wisata itu yang merupakan destinasi wisata Karawang  Selatan perlu adanya penunjang sarana agar minat pelancong lebih besar. Saat ini memang pengelolaan dilakukan oleh pihak Perum Perhutani karena areal wisata itu di zona lahan pangkuan Perhutani. Namun masyarakat sekitar akan merasakan manfaatnya karena segi bisnis dan strategis usaha akan bermunculan hingga perlu diadakan penataan serius, bukan saja dari Perum Perhutani sendiri melainkan semua stagholder yang ada di pembuat kebijakan.
Seperti diungkapkan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan, Mumun (54), areal wisata itu bisa dijadikan wisata unggulan bagi masyarakat Desa Tamansari. Akan tetapi di butuhkan pembangunan infrastruktur penunjang wisata. Sementara selain keunggulan destinasi goa yang eksotis juga adanya segerombolan monyet hutan yang bisa menambah daya tarik lokasi. "Ini bahkan bisa menjadi tambahan kunjungan wisata yang ada di Karawang Selatan, selain yang ada di Kecamatan Tegalwaru. Namun harus dilakukan penataan insfrastruktur terlebih dahulu," ucapnya.
Begitupun diharapkan Jajang, warga penjaga lingkungan disana, penunjang sarana yang ada hanya memanfaatkan apa yang bisa didapatkan di lokasi. Sementara kebutuhan seperti jalan, tangga dan penerangan sangat dibutuhkan, karena selain menjadi wisata biasa juga sering dijadikan wisata religi. "Disini masyarakat bahkan dari luar wilayah desa Tamansari sering ada yang berkunjung bahkan di malam hari. Agar bisa menyerap aspirasi anggaran maka saya berharap bisa dibantu penerangan jalannya agar warga yang ziarah bisa dengan aman dan nyaman datang ke sini," ucap Jajang.
Jajang menjelaskan wisata malam yang dimaksud adalah saat bulan Rajab atau Mulud, pengunjung malam bahkan bisa sampai 150 orang dalam satu malam, dan itu kan cukup lumayan, ditambah lagi jika ada tempat berteduh semacam saung atau gazebo mungkin mereka akan nyaman untuk datang ke sini malam hari.
Sementara warga yang juga pemandu wisata Goa Dayeuh, Mpe (50), menjelaskan, jumlah goa alam di wilayah itu ada sekitar 45 Goa, sedangkan yang sering dikunjungi para wisatawan mereka sering berkunjung hanya ke goa-goa. Seperti, goa pasebaan, goa keraton, goa Istal, goa masigit dan goa inten. "Sejarahnya tempat tersebut sebagai tempat pertemuan ibu ratu Surawijaya Prabu Siliwangi, mbah dalem Prenggong Jaya Kusumah," jelasnya, seraya menambahkan yang berkunjung selama ini bukan hanya dari Karawang tetapi luar Karawang. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template