Pembangunan SMAN 2 Telukjambe Timur Ditolak Warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pembangunan SMAN 2 Telukjambe Timur Ditolak Warga

Pembangunan SMAN 2 Telukjambe Timur Ditolak Warga

Written By Mang Raka on Senin, 18 April 2016 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Pembangunan SMAN 2 Telukjambe Timur di kawasan Perumas Bumi Telukjambe ternyata diprotes warga. Mereka menilai lahan tersebut diperuntukan fasilitas kesehatan hingga gedung pertemuan dan olahraga.
Dudi warga Perumnas Bumi Telukjambe Karawang mengatakan, rencana pembangunan gedung sekolah itu sudah melanggar. Sebab berdasarkan peruntukan yang juga sudah menjadi rencana Perumnas, jika keberadaan lahan yang ada untuk fasilitas umum. "Sekarang kenapa tiba-tiba untuk bangun gedung SMAN 2 Telukjambe Timur," ujarnya, Minggu (17/4) kemarin.
Dudi bahkan heran dengan edaran PT Adams, yang meminta warga untuk segera mengosongkan bangunan ataupun warung di sekitar GOR Cinema. Padahal tanah ini kata Dudi, milik Perumnas yang diserahkan pada Pemkab Karawang untuk dijadikan lahan fasum dan fasos. "Kita heran kenapa ada pihak ketiga yang meminta kita mengosongkan bangunan, dan warung untuk dijadikan lahan gedung SMAN 2 Telukjambe Timur," kata Dudi.
Ia melanjutkan, setelah warga menerima surat edaran pengosongan dan pembongkaran warung pedagang secara berturut-turut yaitu 4 April 2016, yang ditandatangani Ketua Komite SMAN 2 Telukjambe Timur dan PT Adam. Tanggal 8 April 2016 kembali muncul surat edaran dengan maksud dan tujuan sama, yang diperkuat tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga beserta Camat Telukjambe Timur, dengan tembusan Bupati Karawang, Kapolres Karawang, Dandim Karawang dan juga Satpol PP Karawang. "Kita warga Perumnas belum sama sekali diajak ngobrol, bahkan izin lingkungan terkait adanya pembangunan SMAN 2 Telukjambe Timur belum ada," urainya.
Deni warga lainnya menambahkan, warga yang ada di Perumnas lebih membutuhkan lahan yang sekarang ada untuk fasilitas fasum dan fasos. Menurutnya warga yang ada di Perumnas kurang lebih ada 12 ribu KK, dan membutuhkan fasilitas umum dan sosial. "Kita menolak lahan yang untuk fasilitas umum dan sosial dibangun SMAN 2 Telukjambe Timur. Dan warga akan terus menggugat kebijakan yang tanpa melibatkan warga ini," tegasnya.
Berbeda dengan warga, anggota Komisi A DPRD Karawang yang hadir saat demo warga, H Ali Mukodas Said mengatakan demo warga ini akibat tidak dilibatkannya dalam keputusan pembangunan gedung SMAN 2 Telukjambe Timur. "Kita akan memanggil pihak yang terkait dalam rapat Komisi A secepatnya," kata Ali.
Seperti diketahui, SMAN 2 Telukjambe Timur bersama tiga sekolah lainnya, yaitu SMAN 1 Majalaya, SMAN 6 Karawang Barat, dan SMAN 1 Telukjambe Barat mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat masing-masing Rp 2,4 miliar. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template