Pedagang Pasar Cikampek 1 Belum Tenang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pedagang Pasar Cikampek 1 Belum Tenang

Pedagang Pasar Cikampek 1 Belum Tenang

Written By ayah satria on Kamis, 21 April 2016 | 16.48.00

CIKAMPEK, RAKA- Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Bersatu (IPPTU), merasa diombang ambing dengan kondisi Pasar Cikampek 1. Pasalnya, sampai saat ini para pedagang masih dihadapkan dengan sejumlah persoalan yang memberatkan mereka.
Ketua IPPTU, H Deni Mukhtar menyampaikan, persoalan yang paling banyak dipertanyakan oleh para pedagang adalah terkait Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Celebes Natural Propertindo dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang. Pedagang disebut-sebut telah mengikuti dan bahkan menyepakati PKS ini. Padahal pedagang sama sekali tidak mengikuti proses pembuatan PKS tersebut. "Kami mencurigai ada oknum yang bermain mengatas namakan pedagang. Sehingga terjadi PKS. Seolah-olah pedagang terlibat dan dilibatkan dalam pembuatan PKS," ujar H Deni, kepada Radar Karawang, Rabu (20/4).
Persoalan kedua adalah sampai saat ini, pedagang masih belum mendapat kepastian terkait SHGB. Pasalnya, kedua perusahaan yang bercokol di Pasar Cikampek 1 mengklaim memiliki kewenangan untuk mengeluarkan SHGB. "Yang berhak menerbitkan SHGB itu siapa? PT ALS atau PT Celebes. Karena  kedua PT ini masing-masing mengklaim bisa mengeluarkan SHGB," tambahnya.
Persoalan selanjutnya adalah, berkaitan dengan retribusi. Selama ini penarikan retribusi yang dilakukan oleh PT Celebes tidak pernah menggunakan karcis. Yang lebih parahnya, penarikan retribusi dilakukan dua kali dalam sehari. Retribusi pertama sebesar Rp 4.500 perkios perhari, sedangkan retribusi yang kedua untuk penarikan listrik non KWH jumlahnya sebesar Rp 3.000 perkios perhari. "Retribusinya gak pakai karcis. Jadi ini retribusi beneran atau bodong. Apalagi ditariknya dua kali," tegasnya.
Sementara Sekretaris IPPTU, Dzulfikri, mempertanyakan terkait pengelolaan yang dinilai tidak becus. Sudah sejak lama kondisi pasar tidak terurus, terutama di area parkir dan kios-kios yang rusak. Kehadiran PT Celebes Natural Propertindo saat dilakukan penyerah terimaan dari pemda beberapa bulan lalu, ternyata tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap kondisi Pasar Cikampek 1. "Saat penyerahan, PT Celebes berjanji akan segera melakukan perbaikan dan penataan. Terutama perbaikan infrastruktur. Tapi lihat saja, sampai saat ini tidak ada perubahan yang signifikan," ujarnya.
Menurutnya, para pedagang sampai saat ini masih merasa kesulitan untuk mengadu terkait kondisi infrastruktur yang rusak. Tau terkait pengelolaan yang masih jauh dari harapan para pedagang. "Kami harus mengadu ke siapa? Pengelolanya gak pernah ada di kantor. Ini jugakan jadi masalah bagi kami sebagai pedagang," tegasnya.
Untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Pasar Cikampek 1, IPPTU meminta adanya pertemuan berbagai pihak dalam satu meja. Yaitu dari pihak PT Celebes, PT ALS, BPR, Pemda termasuk pedagang. Karena dia meyakini, jika tidak adanya pertemuan dari berbagai pihak tersebut, persoalan yang ada di Pasar Cikampek 1 tidak akan pernah bisa tuntas, bahkan akan semakin parah. Sehingga yang menjadi korbannya adalah para pedagang. "IPPTU menginginkn pertemuan 4 elemn, Pemda, BPR, Celebes, ALS, termasuk kami sebagai pedagang. Agar persoalannya bisa segera tuntas," ujarnya.
Sementara Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Karawang, Hadis H, saat dihubungi Radar Karawang melalui ponselnya tidak ada jawaban, bahkan meski sudah dikirim pesan singkat terkait persoalan yang terjadi di pasar pemda Cikampek 1. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template