Pecandu Dilarang Sekolah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pecandu Dilarang Sekolah

Pecandu Dilarang Sekolah

Written By ayah satria on Kamis, 21 April 2016 | 16.42.00

300 ABG Huni Panti Rehab Narkoba

KARAWANG, RAKA - Pusing dengan peredaran narkoba yang tidak kunjung reda di kalangan pelajar, membuat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang merekomendasikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk menambah syarat bebas narkoba dalam penerimaan siswa baru.
Ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana mengatakan, langkah tersebut diambil karena melihat banyaknya para pelajar yang kerap menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Pihaknya juga menegaskan jika masih ingin melanjutkan sekolah, maka para calon siswa harus bersedia menjauhi pergaulan para pecandu narkoba. Langkah itu, kata Nandang, dilakukan untuk menekan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar SMP dan SMK/SMA. “Kalau ada siswa baru yang positif (narkoba), disarankan untuk direhabilitasi terlebih dahulu. Bukan berarti tidak diterima di sekolah baru. Kalau nanti sudah direhab, calon siswa tersebut baru bisa diterima,” ujar Nandang.
Ia melanjutkan, tes urine pada pelaksanaan penerimaan siswa baru dinilai sangat tepat, untuk mendeteksi dini peredaran narkoba di kalangan pelajar. Hal itu berfungsi juga untuk menjaga lingkungan dan kredibilitas sekolah yang bersih dari narkoba.  ”Sebenarnya tes urine belum kuat secara aspek legal menyatakan seseorang dari narkotika. Tapi tes tersebut dijadikan salah satu acuan seseorang tidak mengkonsumsi narkotika pada hari itu,” tuturnya.
Kasie P2K Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang Puspita Wulansari mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sampai tahun ini masih terbilang tinggi. Tahun lalu saja, dari 600 pecandu narkoba yang direhab oleh BNNK Karawang, 300 diantaranya pelajar dan mahasiswa. "300 pelajar dan mahasiswa yang menjalani program rehabilitasi tahun lalu, termasuk kategori pecandu ringan," tuturnya.
Ia melanjutkan, program rehabilitasi untuk tahun ini akan kembali dilakukan. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun 2016 hanya ada 25 orang yang akan direhab. “Sudah ada dua orang tahun ini yang kami rehabilitasi. Keduanya adalah pelajar,” katanya.
Diketahui, tahun 2014 Karawang berada di posisi dua daerah paling banyak pecandu narkoba di Jawa Barat. Sedangkan tahun 2015 ranking 5. (ops/rk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template