Mafia PNS Kembali Gentayangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Mafia PNS Kembali Gentayangan

Mafia PNS Kembali Gentayangan

Written By Mang Raka on Kamis, 28 April 2016 | 13.00.00

SK Kepsek Bodong Rp 75 Juta

KARAWANG, RAKA - Penipuan bermodus SK PNS palsu kembali terjadi di Kabupaten Karawang. Kali ini korbannya adalah PNS di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) yang mendapatkan SK pengangkatan kepala sekolah di Telagasari.
Kepala Bidang Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karawang, Taufik mengatakan, korban baru menyadari SK-nya bodong setelah rekan seprofesinya sudah ditempatkan di berbagai sekolah, sementara korban belum menerima kejelasan. "Setelah dicek, ternyata SK yang didapat bodong alias tidak terdaftar di BKD ataupun BKN (Badan Kepegawaian Negara)," ungkap Taufik kepada Radar Karawang.
Meski begitu, Taufik enggan menyebutkan identitas korban dengan alasan sedang menyelidiki kasus tersebut. Tapi yang jelas, korban sudah menyetor uang kepada pelaku Rp 75 juta. SK yang diterima korban juga sepintas mirip dengan SK yang dikeluarkan BKN, tapi setelah dicek ternyata yang muncul bukan nama korban melainkan orang lain. "Dalam pemberkasan ternyata memang korban yang merasa tertipu, dia tidak tercatat sudah diangkat menjadi kepala sekolah," ujarnya.
Melihat kasus itu, Taufik mengingatkan agar para PNS tidak mudah tergoda dengan iming-iming kenaikan jabatan, apalagi harus menyetorkan sejumlah uang kepada pelaku. "Kita BKD, bukan tidak pernah memberikan edaran. Bahkan edaran dari bupati melalui sekretaris daerah sudah berulang kali diedarkan, agar PNS tidak mudah tertipu," ungkapnya. (dri)

Modus Mafia PNS

Menawarkan SK palsu

Oknum biasanya memberikan Surat Keterangan (SK) CPNS palsu yang terdiri dari dua rangkap, padahal sebenarnya SK yang sah itu harusnya sama seperti ijazah, yang hanya selembar saja dan dicetak di kertas tebal serta ada barcodenya. Terkadang juga ada SK palsu, yang dibuat tanpa keterangan gaji, tanpa barcode, dan tanpa keterangan lain yang seharusnya ada.

PNS melalui "jalur kebijakan"

Oknum biasanya memberikan iming-iming bahwa ada jalur mendaftar CPNS bernama "jalur kebijakan" yang tanpa melalui tes, namun harus dengan membayar uang hingga ratusan juta. Hal ini langsung dibantah oleh BKN bahwa tidak ada penerimaan tanpa tes. Semua harus dan pasti melalui tes.
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. coba yg pns dan tidak melalui tes bilang dong / acung tangan.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template