Kematian Irma Bule Masih Misterius - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kematian Irma Bule Masih Misterius

Kematian Irma Bule Masih Misterius

Written By Mang Raka on Selasa, 12 April 2016 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Hingga saat ini polisi belum bisa memastikan jika kematian pedangdut Irma Bule merupakan kelalaian sang pawang ular. Terlebih sampai hari ini polisi pun masih menunggu hasil autopsi terkait penyebab kematian pedangdut tersebut yang tewas dipatuk ular king cobra, saat menggung di acara hajatan di Dusun Selang Hajat, Desa Wadas, Kecamatan Lemah Abang Wadas.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Doni Satria Wicaksono, Senin (11/4) mengatakan itu. "Hingga saat ini kami masih menunggu hasil dari autopsi dr Forensik RSUD Karawang. Makanya penyebab kemaatiannya belum bisa kami pastikan karena belum memperoleh hasilnya," ujar Doni.
Berdasarkan keterangan dokter yang menangani Irma pasca digigit ular King Cobra, terang Doni, sudah menyatakan jika Irma meninggal akibat dipatuk ular King Cobra. "Jadi benar apa yang sudah disampaikan dokter kepada kami jika Irma meninggal akibat dipatuk ular," ungkapny
Doni menjelaskan, hingga sejauh ini pihaknya masih terus mendalami kasus kasus tersebut. Kemudian nantinya jika benar ada indikasi kelalaian seperti yang dimaksud pada pasal 359 KUHPidana tentang kelalalian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia, maka pelakunya dapat diancam dengan kurungan penjara 5 tahun. "Tapi kami juga belum bisa memastikan, apakah kasus meninggalnya korban adanya kelalalian atau tidak. Jika tidak ada maka tidak akan ada pidana untuk mengarah kepada pelakunya ataupun pemilik ular," jelasnya.
Terkait ular yang ikut menari diatas panggung, hal inipun mendapat reaksi keras berbagai kalangan. Tidak sedikit yang menyarankan agar kasus yang dialami Irma Bule tidak terulang lagi kepada penyanyi lain. Karenanya perlu adanya larangan bagi penyanyi membawa ularnya ke atas panggung. Bahkan lebih keras melarang menggunakan hewan melata ini sebagai alat peraga, terlebih jika hewan tersebut ternyata hewan berbisa.
Dari sejumlah orang yang sependapat ada larangan keras membawa hewan ke atas panggung, Wakil Bupati Ahmad Zamakhsyari, salah seorang diantaranya. Sikapnya itu diperlihatkan dengan meminta aparat kepolisian melarang keras seniman dan penyanyi untuk menggunakan ular. "Harus dilarang keras pementasan penari ular yang berada di wilayah hukum Polres Karawang, karena sangata membahayakan nyawa manusia dan kedepan jangan sampai ada kembali pementasan menggunakan ular," ujar Jimmy.
Hal lain disampaikan Kepala Desa Dauwan Timur, Tatang Somantri, tragedi tewasnya pedangdut Irma bule yang tak lain adalah warganya tersebut. dia merasa prihatin, dan meminta Polres Karawang bisa mengusut hingga tuntas jika memang hal itu bisa ditindak secara hukum. "Jika memang terbukti bersalah, saya atas nama Pemerintah Desa Dauwan Timur meminta agar pawang ular yang mempunyai ular yang mematuk Irma tidak bisa lolos dalam jeratan hukum. Krena itu menurut kami adalah kelalalian sang pawang," pintanya. (ops)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template