Keluarga Pertanyakan Perhiasan Irma Bule yang Hilang Usai Manggung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Keluarga Pertanyakan Perhiasan Irma Bule yang Hilang Usai Manggung

Keluarga Pertanyakan Perhiasan Irma Bule yang Hilang Usai Manggung

Written By Mang Raka on Selasa, 12 April 2016 | 13.00.00

CIKAMPEK, RAKA- Ada fakta yang cukup mencengangkan diungkap oleh keluarga Irmawati alias Irma Bule (29) yang meninggal akibat dipatok ular kobra saat manggung di Lemahabang Wadas satu Minggu lalu. Ternyata, perhiasan yang dikenakan Irma hilang, begitu juga uang yang dibawa dari rumah ikut hilang.
Menurut suami Irma Bule, Andri Boy Rotinsulu (35), sebelum berangkat Irma pamitan dulu kepadanya dan membawa uang sebesar Rp2,5 juta, serta menggunakan beberapa perhiasan. Tapi sangat disayangkan saat jenazah Irma sampai di rumah duka, beberapa perhiasan dan uang tersebut hilang. "Gelang, anting sama gelang kaki yang dipakai saat berangkat mau manggung gak ada. Terus uang Rp2,5 juta juga hilang," ujar Boy, saat disambangi Radar Karawang, dikediamannya.
Dia menyampaikan Irma berangkat sore hari, sebelum berangkat pamitan ada panggilan manggung tapi tidak menceritakan grup apa yang memanggilnya dan akan manggung dimana. Tahu-tahu malam hari dia mendapat kabar dari saudaranya, bahwa Irma masuk Rumah Sakit Intan Barokah Kosambi. Mendengan berita itu, Boy yang kebetulan pulang kerja sekitar pukul 01.00 Wib lebih, pulang dulu ke rumah lalu kemudian berangkat ke RS Intan Barokah bersama saudaranya. Sementara pamannya Irma sudah lebih dulu berangkat ke rumah sakit. "Gak dikasih tahu, bahwa istri saya sudah meninggal. Bahkan saat menyusul ke rumah sakit. Baru sampai ke rel kereta Kosambi saya melihat ada ambulan lewat dari arah berlawanan, dan saya balik kanan mengikuti ambulan tersebut," jelas lelaki yang bekerja disalah satu perusahaan swasta di Karawang itu.
Dia memiliki filling bahwa ambulan tersebut membawa istrinya. "Pas sampai dirumah sekitar pukul 01.30 WIB. Saya baru tahu, bahwa istri saya meninggal. Jenazahnya dijemput oleh pamannya," jelasnya.
Paman Irma, Maman, mengaku tidak mendapat klarifikasi yang jelas dari pihak grup dangdut atau panitia, bahkan dia sendiri merasa bingung kenapa insiden yang mengakibatkan keponakannya meninggal itu seolah ditutup-tutupi oleh grup dangdut yang memanggil Irma. "Anehnya, ke kami tidak ada penjelasan apapun. Tahu-tahu dikasih uang Rp 500ribu, bahwa itu honor Irma. Tapi perhiasan dan uang yang dibawa dari rumah, tidak ada," jelasnya.
Dia meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus yang mengakibatkan keponakannya meninggal. Saat ini irma meninggalkan 3 orang anak yaitu Bunga Putri Andriani (8), Mawar Putri Andriani (6) dan Kirana Azhara (4). "Anaknya yang ketiga masih selalu nanya kenapa ibunya gak pulang-pulang. Kami sedih melihatnya," jelasnya.(zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template