Kartu Sakti Jokowi Diblokir, Kades Duren Ngamuk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kartu Sakti Jokowi Diblokir, Kades Duren Ngamuk

Kartu Sakti Jokowi Diblokir, Kades Duren Ngamuk

Written By ayah satria on Kamis, 21 April 2016 | 17.06.00

KLARI, RAKA - Kades Duren H. Abdul Halim, mengamuk di aula Desa Duren, Kecamatan Klari. Bahkan dia menendang kursi sambil menggebrak meja di hadapan petugas BPJS. Amarahnya memuncak, ketika warganya mengadu kalau Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang baru dua bulan dibuatnya, sudah tidak dapat lagi digunakan karena sudah di Blokir.
Kades Duren H. Abdul Halim, bahkan menuding adanya oknum petugas dalam pembuatan Kartu BPJS. Hal ini dikarenakan tidak sedikit warganya, yang mengeluh  dengan pelayanan BPJS yang kurang begitu baik terhadap masyarakat. "Pasti ini, ada oknum dalam pembuatan Kartu Indonesia Sehat. Masa baru saja warga saya buat kartu belum lama ini, sudah di blokir. Padahal Kartunya baru saja dibuatkan dua bulan  yang lalu," terangnya.
Dia mengungkapkan, hal itu sangat merugikan masyarakat yang akan dirujuk ke rumah sakit. Kesalnya lagi masih terdapat oknum-oknum petugas yang selama ini dalam mengurusi pembuatan BPJS. "Lihat saja, saya akan bawa warga saya langsung menghadap bupati, dan juga Dinas Kesehatan, kalau ini tidak secepatnya ditindak lanjuti, saya sendiri yang akan mengantar pengaduan ini ke gubernur serta ke Menteri Kesehatan," paparnya.
Memang sudah dicurigai sejak lama ini, perihal Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang kini berubah menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, pelayanan kesehatan untuk warga yang ingin berobat masih saja tetap sama tidak begitu maksimal ternyata. "Pelayanan BPJS masih tetap sama. Gara-gara oknum petugas yang sengaja membiarkan begitu saja pembuatan Kartu, jelas-jelas saya tidak menerima kalau ada warga saya, mesti mengeluh percuma punya kartu pelayanan, kalau ujung-ujungnya, masih sulit,"katanya.
Karena itu, dia menambahkan, persoalan Oknum petugas BPJS, dalam pelayanannya, akan dilakukan tindak lanjut kejelasannya. Hal ini agar tidak ada lagi warganya, yang mengalami kesulitan ketika ingin memeriksakan dirinya, ke rumah sakit. "Macam-macam berurusan dengan warga saya, sampai mana pun saya akan bongkar kalau ada oknum petugas, lihat saja nantinya, ini akan saya langsung temui Bupati, untuk persoalan ini nantinya, karena tidak sedikit warga saya yang mengalami hal yang sama," ucapnya.
Ketika RAKA hendak menemui warga yang meminta kejelasan perihal pemblokiran kartu Indonesia Sehat (KIS),Tarkilah yang tinggal di Kosambi 02 tengah, RT 29, RW 08, menuturkan, kedatangannya, ke acara BPJS yang kebetulan diselenggarakan di Desa Duren, ingin menanyai kejelasan terhadap kartu yang selama belum lama dibuatnya, sudah terblokir. Hal ini dikarenakan, ketika hendak membawa anaknya yang mengalami sakit yang mesti dirujuk kerumah sakit, dengan menggunakan Kartu BPJS yang dimilikinya ternyata sudah  terblokir, kartu yang belum lama dibuatnya. "Saya, awalnya tidak berani ngomong ke pak kades, tapi mau gimana lagi, saya butuh kejelasan terhadap kartu BPJS yang baru dua bulan saya buat itu, pas mau di pakai ternyata sudah  terblokir, padahal pembuatannya belum lama baru dua bulan, dan itu juga baru aja mau digunakan, karena anak saya yang bernama Tia sakit dan harus di rujuk kerumah sakit," katanya.
Kendati demikian, dia melanjutkan, Padahal dalam persyaratan administratifnya pun lengkap, sesuai dengan persyaratan yang dipintai dalam pembuatan Kartu BPJS. Akan tetapi, anehnya, baru saja hendak digunakan kartu tersebut sudah di blokir. "Padahal data untuk persyaratan pembuatan bpjs kumlit, tapi aneh pas mau di pakai di rumah sakit intan barobah, dilaporkan kalau kartunya sudah di blokir," pungkasnya.
Berdasarkan Pantauan RAKA dilokasi, Kades halim yang sedang berada diruangannya, didatangi oleh warganya, yang meminta kejelasan terhadap kartu Indonesia Sehat (KIS) yang baru dibuatnya, telah terblokir. serentak Kades duren Abdul Halim, mendatangi salah seorang petugas dengan menendangi kursi yang berada di hadapannya yang sempat dua kali mengenai awak media tersebut, menggebrak meja dengan melakukan tudingan adanya, oknum petugas dalam pembuatan Kartu Indonesia Sehat. (cr1)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. mantaap...ini baru pimpinan yang memebantu dan mengayomi rakyatnya...lanjutkan Ebeh Halim...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template