Kadisdikpora Tidak Peka Soal Sekolah Rusak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kadisdikpora Tidak Peka Soal Sekolah Rusak

Kadisdikpora Tidak Peka Soal Sekolah Rusak

Written By Mang Raka on Rabu, 27 April 2016 | 12.00.00

MAJALAYA, RAKA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang ternyata tidak menanggapi pengajuan proposal perbaikan gedung sekolah SMPN 2 Majalaya. Padahal kerusakan plapon gedung yang ditakutkan akan ambruk dan menimpa siswa itu sudah lama menghantui. Saat ini untuk meminimalkan kecelakaan pihak sekolah melakukan perbaikan secara bertahap.

Kepala Sekolah SMPN 2 Majalaya, Obay Subarja, ketika ditemui RAKA terkait bangunan sekolah rusak yang dinilai sudah seharusnya dilakukan perbaikan, mengatakan, pihak sekolah hanya melakukan perbaikan infrastruktur bangunan sekolahan yang dinilai paling rawan bahaya. Yakni bagian plapon di beberapa kelas yang jebol, serta tembok pagar depan yang sudah rusak. "Perbaikan ini untuk mencegah supaya tidak ada plafon yang amrbuk dan mencelakakan siswa yang sedang belajar. Sehingga siswa dapat belajar tenang," ucap Obay.
Selain itu, tambah Obay, pagar gerbang sekolah tepatnya disamping kanan, sudah roboh. Hal itu pun sudah diajukan kembali, karena untuk saat ini, pagar depan yang roboh hanya dilakukan penyanggah dari bambu saja yang dilakukan pihak sekolah, agar nantinya kerusakan tidak merambat. "Pagar depan yang dipojok saja, yang saat ini roboh pun sudah saya ajukan, cuma belum ada info kelanjutannya. Sementara kami hanya lakukan dengan menyanggah pagar roboh oleh bambu untuk pondasinya," ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut dia, infrastruktur bangunan di SMP ini pun, tidak sedikit yang mesti harus diperbaiki, terutama sarana dan prasarana yang saat ini masih bertanah tersebut. Hal itu sangat memprihatinkan ketika disaat musim hujan yang nantinya, tanah tersebut dapat terbawa oleh para siswa dan mengotori kelas mereka. "Iya, saat inipun, untuk sarana dan prasarana yang berada di halaman lingkungan sekolah masih bertanah, ditakutkan saat musim hujan, sekolah ini akan kotor dan kumuh kembali mesti kami sudah ada petugas kebersihan yang setiap harinya membersihkan kelas mereka," paparnya.
Oleh karena itu, dia menambahkan, dikarenakan sekolah masih menunggu proses pengajuan perbaikan gedung, pihak sekolah berupaya dengan melakukan perbaikan secara bertahap, tidak secara keseluruhan perbaikannya dilakukan. "Kami berharap pengajuan perbaikan bangunan sekolah yang diajukan bisa secepatnya disetujui agar nantinya, ditahun yang akan datang kondisi sekolah ini, sudah baik dan bersih walaupun saat musim hujan," katanya.
Kendati demikian, dia melanjutkan secara terpisah, proses ujian Tryout (TO), yang dilakukan pihak sekolah untuk mengetahui sudah sejauh mana persiapan anak didiknya, yang nanti akan mengikuti ujian nasioanal pada Mei mendatang. Hal itupun diperuntukan dalam mengetahui perkembangan anak didiknya dalam memahami mata pelajaran. "Mesti begitu, ujian tryout lancar dilaksanakan yang dilakukan dua hari ini, tidak ada hambatan," ucapnya.
Sebelumnya Kadisdikpora Dadan Sugardan menegaskan akan ada penambahan Sekolah Negeri di tingkat SMA di wilayah Majalaya, Klari dan Telukjambe. Sugardan mestinya juga peka terhadap bangunan sekolah-sekolah negeri yang mengalami kerusakan. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template