Kades Kalihurip Diamankan Polisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Kalihurip Diamankan Polisi

Kades Kalihurip Diamankan Polisi

Written By Mang Raka on Kamis, 14 April 2016 | 17.01.00

-Buntut Kisruh di Kawasan Indotaisei

CIKAMPEK, RAKA - Entah apa yang ada dalam pikiran Kepala Desa Kalihurip Sukandi bersama kelompoknya di kawasan Indotaisei sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (11/4).
Gara-gara mobilnya berpapasan dengan mobil yang dikendarai warganya di Kampung Kamuning RT 01/01, Desa Kalihurip, Kecamatan Cikampek, tiba-tiba orang yang ada di mobil sang kades turun, lalu menendang spion mobil milik warga yang diketahui bernama Rivan Yogaswara (27). Tidak hanya itu, korban juga langsung dikalungi celurit hingga membekas di leher. "Awalnya saya bawa mobil dari arah kawasan mau pulang. Kemudian di arah berlawanan ada mobil pak Kades. Karena jalannya sempit maka saya mengalah berhenti di pinggir jalan sebelah kiri," jelas Rivan kepada Radar Karawang, Selasa (12/4) kemarin.
Rivan menceritakan meski mobilnya sudah menepi, tapi mobil yang dikendarai oleh Sukandi malah berbelok ke arah kanan hingga berhadap-hadapan.
"Tiba-tiba ada orang yang saya sendiri tidak kenal turun dari mobil kades, langsung lari dan nendang spion mobil saya," jelasnya.
Saat kejadian tersebut, ada seorang karyawan yang melintas dengan menggunakan motor. Maksud karyawan tersebut melerai, tapi malah diserang sampai sepeda motor yang dikendarainya jatuh terguling. "Terus mobil saya mundur dulu. Dan saya langsung telepon orangtua. Saat telepon saya melihat ada benda yang mirip celurit dilempar. Makanya saya berani turun," ujarnya.
Tidak berapa lama, kata Rivan, ada anggota Brimob yang kebetulan tidak jauh dari tempat kejadian melihat peristiwa itu. Maksud anggota juga melerai, tapi malah diserang rekan-rekan pelaku. "Anggota (Brimob) juga dipukuli. Bahkan saya sempat menggagalkan pemukulan yang akan dilakukan kades ke anggota yang sudah megang batu," jelasnya.
Saat berupaya menghadang kades, di belakang Rivan orang yang sebelumnya membawa celurit, juga sudah siap-siap mengangkat batu besar yang diarahkan padanya. Beruntung dia menoleh ke belakang, sehingga sebelum batu besar itu dilempar ke arahnya, dia bisa memukul terlebih dahulu. "Daripada saya yang dihajar pake batu besar, saya duluin aja. Setelah itu ibu saya yang sudah ada di TKP terlihat menjerit-jerit. Dan saya langsung dibawa pulang oleh bapak," tambahnya.
Didampingi orangtuanya, Rivan dibawa ke rumah sakit untuk divisum, kemudian sekitar pukul 19.00 WIB langsung melapor ke Polsek Cikampek.  Tapi saat bersamaan, dia mendengar ada keributan lanjutan di Indotaisei hingga terjadi pengrusakan pos keamanan salah satu perusahaan di kawasan industri, yang biasa dikawal anggota Brimob yang sempat dipukuli oleh kelompok sang kades. "Kejadian awalnya sekitar pukul 17.00 WIB (Senin 11/4). Terus kabarnya malam harinya kades dan beberapa orang diamankan anggota Polres Karawang," ujarnya.
Evan, orangtua Rivan, menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Kades Kalihurip bukan contoh pemimpin yang baik. Padahal anaknya termasuk saudara sang kades. "Kalau sebagai warga tentunya saya akan memaafkan. Tapi untuk proses secara hukumnya saya minta dituntaskan," tegasnya.
Kapolsek Cikampek Kompol Yudi Kusyadi membenarkan ada warga Kalihurip yang membuat laporan pembacokan. Tapi kasusnya ditangani Polres Karawang, termasuk pengamanan terhadap sejumlah orang yang diduga pelaku pengeroyokan dan pengrusakan.
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Doni Satrya Wicaksono membenarkan pihaknya telah menangkap Kades Kalihurip Sukandi bersama 15 orang lainnya. "Benar (ditangkap) bersama 15 orang lainnya," ujarnya dalam pesan singkat yang diterima Radar Karawang.
Di sisi lain, dampak dari penangkapan sang kades, membuat Sekretaris Desa Kalihurip Pujianto harus memimpin pemerintahan desa saat pemeriksaan Inspektorat. "Kalau kronologis kejadiannya saya gak bisa ngomong. Tapi memang hari ini (kemarin) pak Kades gak masuk kerja. Kabarnya tadi malam diamankan polisi. Nomornya juga gak aktif," ujar Pujianto.
Hingga berita ini diturunkan, nomor telepon Sukandi dalam keadaan tidak aktif. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template