Juragan Rotan Untung Jutaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Juragan Rotan Untung Jutaan

Juragan Rotan Untung Jutaan

Written By Mang Raka on Senin, 25 April 2016 | 15.00.00

-Bertahan Sejak Tahun 1980 di Klari

KARAWANG, RAKA - Siapa sangka, ternyata kerajinan rotan memiliki nilai ekonomis yang lumayan tinggi. Beragam kreasi bentuk rotan seperti kursi teras, kursi makan satu set, lampion, kursi malas, gebuk kasur, ayunan, kuda mainan, hingga wadah tisu mulai digandrungi masyarakat Karawang.
Penjual kreasi rotan, Tugiman (47) mengatakan, kerajinan rotan yang dijualnya di Jalan RSUD No 60, Dusun Babaton, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, berasal dari Kampung Plumbon, Kota Cirebon. Selain rotan, beragam kreasi lainnya berbahan dasar sintesis yang dipadukan dengan rotan juga ampuh memikat pelanggan. "Saya jual kreasi khusus dari rotan dan sintetis," kata Tugiman kepada Radar Karawang, Minggu (24/4).
Ia melanjutkan, dua bulan kiosnya berdiri, respon dari masyarakat Kabupaten Karawang sangat bagus. Setiap hari ada saja pelanggan yang datang, meski penjualan sangat terasa hanya di awal bulan. "Kebanyakan yang beli kan karyawan. Omzet sebulan bisa 5 hingga 6 juta," ujarnya.
Penjual rotan lainnya, Abdul Iman di Jalan Raya Klari, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari mengatakan, rotan yang diproduksi di Cirebon berasal dari Kalimantan dan Sumatera. Biasanya, kerajinan rotan di Cirebon merupakan usaha turun temurun. "Background usaha keluarga dibidang kerajinan rotan, hapal betul makanya," kata Abdul.
Sedikit promosi, menurut Abdul keunggulan rotan dibanding bahan lainnya adalah lebih awet hingga 20 tahun lebih. Selain itu, produk berbahan rotan tidak memerlukan perawatan khusus, cukup dengan membersihkannya setiap 2 bulan sekali untuk menghindari rayap. "Selebihnya adalah kewenangan pemilik untuk mengkreasinya kembali, baik dalam segi warna dan sebagainya," tuturnya.
Agar usaha yang sudah digelutinya sejak tahun 80an bisa disukai banyak orang, Abdul juga menerima pesanan. Ada beberapa jenis rotan yang bisa dipilih, diantaranya jenis Seel yang banyak dimanfaatkan untuk produk komersial, karena lebih ekonomis dan mempunyai elastisitas cukup baik. Jenis yang lainnya adalah Suti, ciri-cirinya lebih cerah dan bersih. Dan terakhir Manau, yaitu rotan berdiameter 2 sampai 3 sentimeter, paling baik diantara jenis lain. Jenis ini dijual Rp 25 ribu per batang, yang bila dikonversi ke satuan berat yakni 1,5 kilogram. "Sementara jenis lain per kg Rp 6 ribu sampai Rp 9 ribu," ujar Abdul. (cr3)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template