Jumlah Pasien Penderita Disentri Membengkak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jumlah Pasien Penderita Disentri Membengkak

Jumlah Pasien Penderita Disentri Membengkak

Written By Mang Raka on Selasa, 26 April 2016 | 15.00.00

TEGALWARU, RAKA - Pasien penderita penyakit disentri dan demam tinggi meningkat selama April. Peningkatan itu terutama terpicu kondisi cuaca yang tidak menentu, ditambah lagi hujan  tidak teratur diselingi panas terik, selain pola makan dan makanan yang dikonsumsi yang belum sesuai standar kesehatan.

Berdasarkan data Puskesmas Loji, peningkatan pasien penderita demam tinggi dan disentri mencapai hingga 3,7 persen dari jumlah awal sebesar 20 persen terhitung 25 April kemarin membengkak menjadi 23,7 persen. Kendati demikian penyakit inipun bisa ditangani dengan baik oleh Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Tegalwaru itu.
Dari pemantauan RAKA di lapangan, Senin (25/4) penanganannya kedua penyakit itu dilakukan sigap, hingga pasien tidak sampai berhari-hari menjalani perawatan.
Dijelaskan dokter jaga yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD), Puskesmas Loji, Dr.Nengsih (29), penyakit disentri diakibatkan konsumsi makanan yang kotor. Karena itu, masyarakat diminta agar memperhatikan kualitas makanan, disamping menjaga pola makanan agar tetap teratur. "Sejauh ini penangannya masih aman-aman saja, pencegahannya sejauh ini bisa kita tangani. Memang intensitas hujan sudah mulai akan masuki musim kemarau dan perlu bijak masyarakat dalam memilih makanan agar asupan bersih hingga kesehatan bisa terjamin," paparnya.
Sementara, menurut pasien pengidap disentri, Budi Darmawan (41) dirinya mengidap penyakit disentri pagi hari tadi (kemarin) dan langsung membuatnya kesakitan hingga memutuskan ke unit gawat darurat Puskesmas Loji, dan sampai dua jam kemudian mulai reda rasa sakitnya. "Untungnya saya langsung di bawa ke UGD, maka penyakit saya pun berangsur membaik hingga sampai memungkinkan sore ini saya pulang," paparnya.
Demikian diutarakan, Rasma, kakek berusia 61 tahun ini, mengatakan dirinya pun kini tengah mengidap demam panas hingga mencapai 36 derajat dan memutuskan di bawa untuk diperiksa lebih lanjut di Puskesmas Loji. "Saya tidak mau mengambil resiko. Saya harus berobat dan benar saja setelah berobat saya malah kena demam panas tinggi dan jika dibiarkan saya bisa sawan. Tetapi setelah diinfus saya langsung agak baikan," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template