Jangan Ungkit Pilkades Saat Bagikan Bantuan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jangan Ungkit Pilkades Saat Bagikan Bantuan

Jangan Ungkit Pilkades Saat Bagikan Bantuan

Written By Mang Raka on Selasa, 26 April 2016 | 13.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Polemik hardikan Mantan Kades Ciwaringin Kecamatan Lemahabang terhadap Keluarga Miskin (Gakin) saat distribusi raskin, membuat kecamatan bicara. Sepatutnya, urusan pilkades yang sudah berlalu sudah tidak lagi menjadi bahasan apalagi sudah terjadi tahunan. Karena, seseorang tidak pernah tahu siapa memilih siapa, soalnya persoalan pilihan bersifat rahasia dan ditentukan di bilik TPS. "Sebenarnya bukan saja Ciwaringin, semua kades sudah tidak perlu bahas soal pilihan pilkades kepada semua warganya," kata Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang Asep Vivar kepada RAKA.
Menurutnya, urusan politik pilkades kapan pun diutarakan selalu menjadi hal yang sensitif. Apalagi diutarakan disaat program pelayanan pemerintahan desa. Tidak elok terus Asep, urusan Pilkades menjadi candaan atau bahan ledekan sekalipun. Karena hak politik seseorang itu bersifat rahasia. Belum tentu tambah Asep, orang-orang yang dihardik itu memilih calon kades yang kalah, atau mungkin memilih kades yang menang, sekalipun yang bersangkutan menjadi kader-kader dan simpatisan calon saat pilkades.
Yang jelas tambahnya, ini menjadi peringatan bagi semua Kades atau keluarganya, agar tidak mengulang peristiwa ini. Karena ia khawatir, korban hardikan itu bukan satu atau dua saja, tetapi banyak dialami yang lainnya, utamanya para pendukung lawan-lawan pilkades. "Sekalipun jadi kader hak politik itu kan gak ada yang tahu, mereka milih rahasia kok di bilik suara," tandas dia.
Mungkin saja Asep melanjutkan, emosi seseorang itu meletup spontan karena ada faktor lain yang menyertainya, seperti sedang banyak persoalan atau lainnya. Karena, jangankan mantan kades, dirinya saja kadang-kadang meluap amarahnya kepada orang lain. Padahal dirinya hanya kesal saat motornya hilang. Ia berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi. "Ya emosi atau candaan itu kadang meletup spontan karena faktor lain, saya juga kadang begitu," aku dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template