Jalan Utama Telukjambe Barat Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Utama Telukjambe Barat Berbahaya

Jalan Utama Telukjambe Barat Berbahaya

Written By Mang Raka on Senin, 25 April 2016 | 16.30.00

TELUKJAMBEBARAT,RAKA - Sudah hampir tiga tahun jalan utama Telukjambe Barat di Kampung Tegalluhur, Desa Cijambe dalam kondisi rusak parah. Jika diukur jarak kerusakan mencapai hampir 2 kilometer. Selain berlubang dengan diameter hingga 20 meter persegi ada pula jalan retak bahkan materialnya pun sudah banyak yang terkelupas.

Kondisi tersebut diperparah jika turun hujan, jalan yang rusak itu malah tergenangi air, hingga sering mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara motor yang terjungkal karena melindas jalan berlubang lantaran tidak hapal kondisi jalan.
Seperti diungkapkan Rully (28), Minggu (24/4), pengendara motor yang setiap hari menggunakan jalan itu sebagai jalur utama aktivitasnya. Dia menandaskan, selama ini memang belum ada laporan korban jiwa, namun bukan tidak mungkin hal itu akan terjadi. Rata-rata kecelakaan karena pengendara motor tidak bisa menghindari kondisi tersebut saking banyaknya lubang jalan. "Solusinya mesti diperbaiki. Apalagi jalur ini merupakan akses vital warga disini yang rata-rata para pekerja pabrik yang mengendarai motor," tandas Rully.
Rully menambahkan, kondisi paling berbahaya jika malam hari. Minimnya penerang jalan membuat kondisi jalan berlubang sulit dikenali. Sementara, dari pengguna jalan yang melintasi ruas tersebut jumlahnya justru tidak kalah banyak dari siang. "Pokoknya sedikit saja lengah karena mengantuk celakalah yang didapat. Itu sering menimpa pekerja-pekerja yang shift malam," tutur Rully.
Dadi (41) warga sekitar mengungkapkan warga disanapun menjadi korban dari jalan yang rusak yaitu kotoran dan debunya mereka harus terima dan pada saat hujan rumah warga yang dekat dengan jalan menjadi kumal. "Parah, rumah kami kadang ketika hujan besar datang jalan tergenang air. Limpahan air sering tersiram ketika kendaraan melintas dan lumpur mengotori tembok rumah. Kami berharap jalan ini secepatnya diperbaiki. Minggu lalu malah ada yang terjatuh karena melindas jalan berlubang. Meski tidak sampah parah tapi luka yang dideritanya lumayan juga," kata Dadi.
Sementara Sarma (35), pengendara minibus yang melintas pun menerangkan, dirinya termasuk pengendara yang tidak pernah melintas jalur itu karena jalan yang rusak.  Dia memilih memutar ke wilayah jalan lain karena ingin cari amannya. "Lebih baik saya memutar yang agak jauh tapi jalan tidak hancur. Itu cara yang efektif daripada saya melintas jalan itu selain habis waktu juga karena harus lambat lantaran kendaraan yang lainnya pun akan melambat dan mengantre lewat. Sudah itu kendaraan malah jadi kotor oleh lumpur. Harapan saya secepatnya bisa diperbaiki agar laju ekonomi tidak terhambat juga mempermudah akses para pekerja," terangnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template