Jalan Kutaraharja Paling Rusak di Banyusari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Kutaraharja Paling Rusak di Banyusari

Jalan Kutaraharja Paling Rusak di Banyusari

Written By Mang Raka on Sabtu, 09 April 2016 | 15.30.00

BANYUSARI, RAKA- Masih banyaknya infrastruktur jalan yang belum tuntas, salah satunya adalan jalan poros Desa Kutaraharja. Jalan ini, merupakan salah jalan paling rusak di Kecamatan Banyusari.
Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang, Elievia Khrissiana, ST, berjanji akan terus mendorong untuk menuntaskan infrastruktur jalan di Kabupaten Karawang. Salah satu Kecamatan yang masih belum tuntas infrastruktur jalan adalah Desa Kutaraharja, Kecamatan Banyusari. Elievia berjanji pembangunan jalan poros desa tersebut akan diupayakan untuk bisa segera dianggarkan di APBD Karawang. "Bertahap yah. Tapi semuanya kami perhatikan. Tentu ada skala prioritas. Untuk Jalan Kutaraharja kami juga dorong," ujar Elievia, kepada RAKA, Jumat (8/4).
Dia menyampaikan, selain jalan poros desa tersebut, terkait retaknya jembatan Bendungan Barugbug, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPD) untuk melakukan pengecekan. "BPBD sudah negecek yah. Hasil dan tindaklanjutnya bagaimana. Nanti kami nunggu kajian dari BPBD," ucapnya.
Dia menyampaikan, berkaitan dengan pembagunan, masyarakat diminta jangan segan-segan untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan anggota dewan. Karena dewan memang wakil rakyat yang harus memperjuangan kebutuhan masyarakat. "Kami minta masyarakat sampaikan saja apa yang menjadi kebutuhan. Kami yang berjuang di parlemen. Agar pemda bisa segera menindaklanjuti permintaan masyarakat," ujarnya.
Kasi Ekbang Banyusari, H Hendi Suharyadi, mengakui jalan poros Desa Kutaraharja, salah satu jalan yang paling buruk di Kecamatan Banyusari. Tapi jalan tersebut sudah diajukan ke Pemda Karawang untuk segera dilakukan perbaikan. "Itu sudah diajukan. Kami berharap bisa segera dilakukan pembangunan," ucapnya.
Tokoh masyarakat Banyusari, Rahmat Shaleh, meminta agar pemda sering melakukan pengecekan ke Banyusari. Pasalnya, masih banyak infrastruktur jalan yang jelek dan harus diperbaiki. Dengan jeleknya infrastruktur jalan tersebut harga hasil panen di Banyusari rendah. "Banyusari mayoritas petani. Karena jalannya masih banyak yang jelek. Sering jadi alasan harga padi jadi murah oleh bandar-bandar. Dengan alasan transfortasi," ujarnya singkat. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template