Jalan Badami Loji Bukan Jalur Truk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Badami Loji Bukan Jalur Truk

Jalan Badami Loji Bukan Jalur Truk

Written By Mang Raka on Selasa, 26 April 2016 | 16.00.00

PANGKALAN,RAKA - Sebagian besar jalan utama di Karawang Selaltan rusak akibat seringnya dilintasi dump truk pengangkut material batu kapur. Sayangnya,  sampai saat ini pihak perusahaan belum ada orang yang mengaku itu salahnya. Sementara tindakan serius dari instansi terkait sama sekali belum dilakukan.

Beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan hingga retak seperti terdapat di wilayah Baged, Desa Medalsari, dan di beberapa ruas jalan di Desa Kertasari seperti di pertigaan menuju Kampung Jawa dan di Tegalpanjang, Desa Cintaasih. Dari pantauan RAKA, dump truk pengangkut material itu hampir tiap 10 menit datang melintas. sebelumnya jalan itu tidak mengalami kerusakan, akan tetapi dengan adanya mobilisasi kendaraan dump truk pengangkut material kapur untuk kebutuhan produksi semen PT Juishin jalan pun mengalami kerusakan.
Pemerintah daerah seolah tidak mau tahu dengan kondisi itu. Jika di nilai dari profit yang didapatkan Kabupaten Karawang hanyalah jalan saja yang rusak, Sementara Pabrik semen itu keberadaannya pun masuk dalam kota Administratif Bekasi hingga Kabupaten Karawang hanya mendapatkan imbas rusak nya saja. Dibeberkan Jasman (40), warga Kampung Bakan Kadu Desa Cintaasih menjelaskan. Dirinya pun termasuk orang yang tidak setuju dengan aktifitas dump truk yang lalu lalang dan hanya membuat kerusakan jalan saja.
Pajak yang didapatkan hanya bersifat universal di ambil dari pajak kendaraan bermotornya saja sementara dari berat beban alam nya tidak di ambil pajaknya hingga hanya ampasnya saja. "Seharusnya mereka pun sama membayar pajak alamnya juga yang berlaku bagi pengembangnya saja, agar mereka pun sama memikirkannya pula karena jalan rusak oleh para pengusaha kendaraan angkut. Intinya Pemerintah daerah pun serius menyikapinya agar jalan fasilitas umum yang di keluarkan jangan hanya dipakai segelintir orang saja sementara masyarakat kan bayar pajak juga," ucapnya.
Iwey (30), warga Kampung Tegalpanjang, mengungkapkan, mungkin dari sisi aktivitasnya kendaraan itu cukup membuat warga di wilayah itu agak terbantu oleh ramainya kendaraan lalu lalang. "Minimal kan mereka juga kan bisa membawa berkah tersendiri sih bagi para pelaku usaha bagi kami. Kan adanya aktifitas mereka malah membuat ramai karena warung-warung nya aktif dan hingga malam masih ada saja yang buka warungnya," ucapnya.
Sementara Muhamad Fauzi (35), pengemudi minibus dari Kota Cariu, Bogor menuturkan, dirinya sering khawatir ketika melintas jalan tersebut karena jalan pun sempit tidak lebar. Makanya sikap hati-hati pun sering dilakukan. "Jalan kecil kami kan lalu lalang juga dengan dump truk pengangkut karena saya bolak-balik bawa dagangan ke Pasar Loji jadikan khawatir saja. Sejauh ini sih tidak ada kendala yang berarti cuma kalau lagi papasan bikin greget juga sih takut terserempet," paparanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template