Industri Menjamur, Pemkab Gigit Jari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Industri Menjamur, Pemkab Gigit Jari

Industri Menjamur, Pemkab Gigit Jari

Written By Mang Raka on Jumat, 22 April 2016 | 18.04.00

KARAWANG, RAKA - Tumbuhnya sektor industri ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang. Hingga kini, Pemkab Karawang hanya bisa mengeruk sedikit keuntungan dari pendirian pabrik melalui pajak jual beli tanah, yang masuk ke dalam Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Disinggung hal itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena regulasi yang ada pajak perusahaan mengalir ke pemerintah pusat. Sedangkan pemerintah daerah hanya terbantu dari penyerapan tenaga kerja. "Berbicara pajak perusahaan ternyata masih belum dapat masuk ke daerah. Pajak masih masuk ke Jakarta," tuturnya.
Ia melanjutkan, selain penyerapan tenaga kerja, pihaknya sekarang sedang memaksimalkan dana Corporate social responsibility (CSR) perusahaan di Karawang. "Keberadaan industri harus dirasakan masyarakat, salah satunya dengan dana CSR," tandasnya.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mencatat hingga 30 Desember 2014, data perusahaan wajib lapor sebanyak 1.156. Namun, dari semua industri tersebut tidak seluruhnya menaati aturan. Tercatat ada 12 perusahaan yang dicap merah karena tidak menaati aturan. "Ada 12 perusahaan yang bermasalah," ujar Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang H. A Suroto kepada Radar Karawang. Sementara berdasarkan data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kabupaten Karawang, dari 19 kawasan industri yang ada, baru 6 kawasan yang aktif. Sisanya belum beroperasi. (cr1/rk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template