Gerebek Bos Uang Palsu,Dapat Senjata Perang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , , » Gerebek Bos Uang Palsu,Dapat Senjata Perang

Gerebek Bos Uang Palsu,Dapat Senjata Perang

Written By Mang Raka on Sabtu, 23 April 2016 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Warga Perumahan Puri Kosambi Blok DD, Desa Duren, Kecamatan Klari, dikagetkan dengan aksi penggerebekan tim gabungan dari unsur Polri dan TNI, Jumat (22/4) sore.
Dalam aksi penggerebekan dan penggeledahan itu, petugas berhasil mengamankan berbagai macam senjata api laras panjang jenis AK 47 sebanyak lima unit, empat unit senpi jenis FN, serta satu unit revolver plus tiga buah granat. Informasi yang berhasil dihimpun Radar Karawang di lapangan, aksi penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan ini sebetulnya pengembangan kasus uang palsu jenis dolar. Namun saat digeledah, petugas malah menemukan berbagai macam pucuk senjata api dan granat aktif, serta benda berbahaya lainnya.
Lokasi penemuan berbagai pucuk senjata laras panjang dan pendek ini berada di rumah yang dihuni Jajang Sumarno Als Jajang Bin Jajang dan istrinya. Keduanya langsung diamankan oleh petugas ke Mapolres Karawang. Belum diketahui pasti siapa pemilik senjata yang berhasil ditemukan petugas tersebut. Namun, dari hasil penelusuran di rumah tersebut tertempel banyak stiker, banner, serta benda lain yang bertuliskan Kopasus. Menurut keterangan salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi penggerebekan, Maman (43), penghuni rumah tersebut dikenal oleh warga sekitar memiliki kepribadian tertutup, dan jarang bergaul dengan warga lain. Menurut Maman, aksi penggerebekan sore kemarin dikawal oleh puluhan petugas gabungan bersenjata lengkap. Warga kata dia, bahkan sempat dibuat kaget karena tiba-tiba rumah tersebut langsung diserbu oleh petugas. Warga yang saat itu berada di lokasi, menurut dia juga dilarang oleh petugas untuk mendekati lokasi penggerebekan. "Ya warga juga kaget, kirain ada teroris karena polisinya banyak banget. Setelah digeledah rumahnya langsung digaris polisi," ungkapnya.
Ketua RW 14, Ahdi Sokarno mengatakan, Jajang dikenal sebagai salah seorang pengusaha batu bara, yang membuatnya jarang ada di rumah. "Tersangka ini jarang sekali kelihatan kalau setiap siang atau pagi, paling seminggu sekali adanya itu hari Jumat saja. Sehingga aktivitas sehari-harinya pun jarang sekali mengetahui seperti apa dia," katanya.
Tersangka diakui Ahdi aktif memberi bantuan dana pembangunan masjid yang tidak jauh dari rumahnya tersebut. "Tersangka ini memang aktif dalam kegiatan agamanya, tapi hanya di masjid depan rumah nya saja," terangnya.
Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Andi M Dicky Pastika Gading membenarkan aksi penggerebekan kemarin. Menurut Dicky, penggerebekan di Perum Kosambi sebenarnya bukan untuk kasus senjata api, melainkan terkait kasus penipuan uang palsu. "Modus pelaku adalah melakukan iming-iming kepada para korban, dengan menawarkan penukaran uang asing ke rupiah dengan rate (exchange rate) yang lebih menguntungkan," ungkap Dicky.
Setelah mendapatkan laporan dari salah satu korbannya di tahun 2015, kemudian kepolisian segera melakukan pelacakan. Jumat (22/4) sekitar Pukul 16.00 WIB Jajang ditangkap di rumah keduanya di Perum Kosambi 1 Blok DD Nomor 21 RT 03/15 Dusun Duren, Kecamatan Klari. "Pertama pelaku memperlihatkan sejumlah uang rupiah dan dolar palsu kepada para korban, dengan jumlah yang sangat banyak. Setelah korban percaya, pelaku tidak pernah menepati janji iming-imingnya akan memberikan nilai tukar uang dengan rate yang lebih tinggi," ucapnya.
Dalam penggeledahan di rumah Jajang, polisi berhasil mengamankan ribuan uang palsu bernilai ratusan ribu rupiah, dan sejumlah uang dolar. "Kita belum menghitung total berapa uang palsunya. Uang-uang itu ditunjukan saat awal merayu korban," katanya.
Dicky mengatakan, pelaku sudah menjalankan aksinya selama 1 tahun dan sudah ada dua korban. Selain itu, pihaknya juga mengamankan 20 plat nomor yang diduga merupakan palsu untuk menjalankan operasi modus penipuan. Kebanyakan plat tersebut bernomor polisi berplat B. "Kita juga akan telusuri apakah plat nomor yang dimiliki pelaku tersebut asli atau palsu. Karena kita khawatir ada dugaan sindikat kendaraan bodong," ucapnya.
Saat ini pelaku dan istrinya masih menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian di Mapolres Karawang. "Kita masih memeriksa pelaku, untuk terus melakukan pengembangan kasus. Selain terkait plat nomor, kita akan telusuri juga tentang asal senjata-senjata tersebut," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim Gegana Polda Jabar baru sampai ke TKP sekitar pukul 20.00 WIB, mereka terlihat hati-hati mengevakuasi satu mortir dan dua granat. Dua jam setelahnya, mortir berdaya ledak tinggi itu berhasil dibawa. (ops/cr1)

Tersangka
Jajang Sumarno Als Jajang Bin Jajang

Alamat rumah
Kampung Bangkong Reang RT 01/01 Desa Wangun Harja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi
Perum Kosambi 1 Blok DD No. 21 RT 03/15 Desa Duren Kecamatan Klari

Barang bukti

2 senapan angin dan teropong
1 AK47 berikut magazen dan pelurunya
1 M16 berikut magazen dan pelurunya
1 SS1 berikut magazen dan pelunya
3 FN
1 pistol Baretta
1 soft gun berikut magazen dan pelurunya
2 geranat manggis
1 boks isi peluru hijoli
1 boks uang palsu pecahan 100.000 senilai Rp 980.000.000
Uang pecahan 10 US dolar
4 buah handphone
2 buah barret warna merah dan warna biru TNI
1 buah buku catatan tentang Islam
2 buah sim A dan C An. Jajang
1 buah senter ultraviolet
1 buah nomor mobil B-1976E-A
1 Unit mobil Toyota Innova warna hitam Nopol B-1976-EA
8 buku cerita kisah nabi
1 unit mobil Toyota Fortuner Nopol B-8980-BN
1 bungkus plastik isi paku
1 Unit motor Yamaha xion tanpa Nopol Dum

*) dari berbagai sumber
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template