Duarr..Rumah Warga Pamoyanan Retak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Duarr..Rumah Warga Pamoyanan Retak

Duarr..Rumah Warga Pamoyanan Retak

Written By Mang Raka on Jumat, 22 April 2016 | 16.30.00

PLERED, RAKA - Warga di dua RT Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, mengaku sulit mendapatkan sarana air bersih. Bahkan, sebagian rumah warga juga mengalami retak-retak akibat ledakan tambang batu yang beroperasi di wilayah desa setempat.
Seperti yang dialami Nyai (65) warga Kampung Cikadu RT 12 RW 04, Desa Pamoyanan, ini misalnya, ia harus merelakan sebagian rumahnya rusak karena mengalami keretakan. "Saya lagi di sawah lagi panen padi denger ada ledakan lumayan kencang, pas pulang lihat kondisi rumah sudah gini," ujar Nyai (65) kepada Radar Karawang, Kamis (21/4) kemarin.
Ia menduga letak rumah yang tak jauh dari lokasi perusahaan tambang batu, serta seringnya ledakan yang cukup kencang menjadi penyebab utama rusaknya sebagian rumah miliknya. "Paling saya nanti laporan ke aparat desa, dan pasti ada bantuan ya walaupun nantinya pasti rusak lagi," ujarnya.
Sementara kondisi berbeda dialami  Dani (28) warga Kampung Cikadu RT 11 RW 03. Meski rumahnya tidak mengalami kerusakan akibat ledakan namun, setiap hari Dani harus menelurusi hampir 500 meter guna mendapatkan air bersih. Pasalnya, air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari didapatnya dari pegunungan tambang batu yang berada di atas rumahnya. "Ya kalau tidak dicek terus suka tersendat selang airnya. Walaupun musim hujan tetapi air bersih susah di sini,'' ujarnya.
Dani menyebut, sulitnya mendapatkan air bersih sudah sekian lama dialami warga Kampung Cikadu. "Banyak warga yang lain juga sulit air bersih, karena air dari pegunungan sudah bercampur pasir dan keruh,'' bebernya.
Atas kondisi tersebut, warga di dua RT ini meminta pemerintah maupun pihak perusahaan, untuk bertanggung jawab serta menyalurkan bantuan untuk keberlangsungan hidup mereka. "Saya harap pemerintah dan perusahaan melihat langsung kondisi kami saat ini," pungkasnya. (cr2)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template