Disdukcapil Sosialisasi KTP dan KK Gratis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Disdukcapil Sosialisasi KTP dan KK Gratis

Disdukcapil Sosialisasi KTP dan KK Gratis

Written By Mang Raka on Rabu, 13 April 2016 | 15.30.00

PURWASARI, RAKA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang, sosialisasi pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Kecamatan Purwasari. Diharapkan para kades di wilayah kecamatan tersebut melakukan penyisiran  ke pemukiman warganya di desanya masing-masing.

"Sosialisasi yang dilakukan Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil ini sengaja dilakukan. Hal ini untuk meminimalisir warga di wilayah Kabupaten Karawang tidak ada lagi yang belum memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK)," ucap Sekertaris Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil Jajat Kusnadi, Selasa (12/4).
Ditambahkan Jajat, dokumen kependudukan yang tercatat merupakan sebuah hak bagi warga negara Indonesia khususnya, di Kabupaten Karawang. Maka itu, setiap desa yang di Kecamatan Purwasari segera melakukan penyisiran untuk mendata warganya yang tidak punya KTP ataupun Kartu keluarga (KK). Ajat  menyinggung perihal warga yang berada di Karawang, sampai saat ini belum memiliki KTP, padahal warga tersebut sudah lama tinggal di daerah tersebut.
Masih dikatakan Jajat, sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil menjadi salah satu upaya  dinas tersebut dalam meminimalisir warga yang belum memiliki KTP. Hal inipun nantinya akan dibutuhkan peranan desa diwilayah Kecamatan purwasari dalam melakukan penyisirannya kepada pemukiman warga yang berada di desanya masing-masing, untuk mencari tahu jumlah penduduk di desanya yang belum memiliki KTP ataupun KK diharuskan segera dibuatkan. "Sosialisasi ini untuk memberitahukan kepada kepala desa untuk dibantu dalam menyisir warganya yang belum membuat KTP dan KK,"  ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, dalam pembuatan kartu identitas penduduk (KTP) tidak boleh dilakukan pungutan ataupun retribusi yang dilakukan pihak kecamatan kepada warga yang hendak ingin membuatkan KTP. "Untuk mengurusi kependudukan warga, tidak dikenakan biaya ataupun retribusi. Warga yang hendak membuat KTP tidak mesti terbebani biaya apapun," paparnya.
Dilanjutkannya, masyarakat wajib punya KTP dab KK supaya tercatat sebagai warga negara Indonesia. Identitas kependudukan itu berguna untuk warga ketika hendak keluar daerah ataupun mengurus program BPJS kesehatannya. "Kalau tidak punya KTP bagaimana kalau sakit, mesti dibawa kerumah sakit kan harus ada KTP dan KK minimalnya. Maka itu, wajib warga memiliki KTP atupun Kartu Keluarga," bebernya.
Tidak hanya itu, dalam standarisasi pembuatan KTP pun minimal warga sudah menginjak usia 17 Tahun. "Minimalnya itu, umur 17 tahun, warga tersebut bisa membuat KTP nantinya," katanya.
Kendati demikian, dia melanjutkan, bagi warga yang disabilitas pun memiliki hak sama dalam pembuatan KTP. Hal ini dikarenakan untuk siapapun itu, asalkan  warga tersebut berumur minimalnya 17 tahun, mesti dirinya memiliki kecacatan mental, wajib membuat KTP. "Untuk penyandang disabilitas pun mereka wajib dibuatkan KTP dan tercatat sebagai warga negara Indonesia, jadi pembuatan KTP ataupun KK, bagi penyandang kecacatan mental, mereka juga punya hak untuk tercatat dan memiliki KTP," pungkasnya. (cr1)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Gratiiiis....?,kaur pemerintahan di desa ma kasie kependudukan di kecamatan perlu orang yg lillahita'ala,karena disitulah kunci gratisnya.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template