Debit Air Jatiluhur Lewati Batas Normal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Debit Air Jatiluhur Lewati Batas Normal

Debit Air Jatiluhur Lewati Batas Normal

Written By Mang Raka on Sabtu, 23 April 2016 | 12.00.00

Tanggul di Batujaya Rawan Jebol

KARAWANG, RAKA - Masyarakat Kabupaten Karawang yang tinggal dekat dengan Sungai Citarum harus meningkatkan kewaspadaan terutama pada malam hari. Karena dari informasi yang diperoleh Humas Perum Jasa Tirta II, tinggi muka air Bendungan Jatiluhur pukul 22.00 WIB, Jumat (22/4) kemarin, menyentuh 107.67 meter di atas permukaan laut (mpdl), lebih tinggi 0,67 meter dari angka ideal bendungan di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta itu.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang di Telukjambe Barat, Rengasdengklok, dan Batujaya, luapan air Citarum paling parah dialami warga Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Sejak dua hari terakhir, sedikitnya 1.072 jiwa dipaksa mengungsi oleh aparat desa karena ketinggian air mencapai 2 meter dan menggenangi 300 rumah. "Yang paling parah dialami warga RT 03, karena banjir sudah mencapai 2 meter lebih," ungkap Kepala Desa Karangligar, Eneng Komariah, Jumat (22/4).
Dampak dari luapan air Citarum dan Cibeet ini, kata Eneng, bukan saja menyebabkan warganya mengalami kerugian material, tapi juga mengancam jiwa mereka. Pasalnya, seorang warga RT 01, Entog dipatuk ular berbisa saat akan dievakuasi. Beruntung aparat desa langsung melarikan korban ke puskesmas terdekat. "Mungkin karena (ular) terbawa arus banjir atau memang sarangnya kebanjiran, sehingga keluar dari sarang,” katanya.
Kondisi hampir serupa terjadi di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok. Bona, warga Bojong Tugu terpaksa dievakuasi ke Bekasi setelah rumah yang dihuninya terendam. “Takut terjadi luapan air yang lebih besar, mending beres-beres sekarang,” katanya.
Sementara di Dusun Lolohan, Desa Kutaampel, Kecamatan Batujaya, sedikitnya ada tiga titik di tanggul yang membentang di wilayah tersebut terlihat rapuh. Kondisi tanggul yang bisa kapan saja berbuah bencana itu, memaksa ratusan warga bahu-membahu menguatkan tanggul dengan karung berisi tanah, yang mereka ambil dari bantaran irigasi. “Dari semalam kita lakukan pemantauan. Waktu siang karena debit air semakin tinggi, maka kita gotong royong bersama warga lainnya,” terangnya.
Kepala Desa Kutaampel, Darohmat menyampaikan, sampai saat ini pemerintah desa masih menunggu bantuan aksi dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Karena jika tanggul tidak segera dibenahi, bukan tidak mungkin bisa jebol dan berakibat fatal bagi warganya. “Saya lagi ke Dinas Binamarga dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) mau minta bantuan karena luapan sudah semakin tinggi, dari malam saya juga memantau di lokasi,” akunya.
Hal sama juga terjadi di Dusun Tambun, Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, ratusan warga tengah sibuk melakukan penggalian tanah dan penutupan karung di sepanjang tanggul. “Semua warga siaga satu, kerja bakti,” ungkap Saepul, salah satu warga setempat.
Kondisi itu disayangkan Kepala Desa Karyamakmur, Hartasim. Menurutnya pemerintah daerah belum memberikan perhatian kepada sejumlah warga. Berbeda dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, mereka terlihat sudah menyiapkan alat-alat berat di sekitar tanggul. “Saya kordinasi ke BPBD, pemkab melalui pak camat dari hari kemarin, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut baik dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) maupun BPBD,” katanya. (yna/ops/cr2)

Ancaman Citarum di Karawang

Bendungan Jatiluhur
Tinggi Muka Air
Pukul 22.00 WIB, Jumat (22/4)
107.67 Mdpl
Batas Normal
107.00 Mdpl


Kecamatan Telukjambe Barat
Desa Karangligar
300 rumah terendam
1.072 jiwa mengungsi
Ketinggian banjir mencapai 2 meter

Kecamatan Rengasdengklok
Desa Rengasdengklok Selatan
-Satu Kepala Keluarga di Bojong Tugu dievakuasi

Kecamatan Batujaya
Desa Kutaampel
Desa Karyamakmur
-Tiga titik tanggul rapuh
-Warga membuat penahan air menggunakan karung berisi tanah
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template