Cilamaya Wetan dan Jatisari Digarap BPK - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cilamaya Wetan dan Jatisari Digarap BPK

Cilamaya Wetan dan Jatisari Digarap BPK

Written By Mang Raka on Kamis, 28 April 2016 | 16.00.00

-Bendahara dan Kasubag Keuangan Diminta Siapkan Data

CILAMAYA WETAN, RAKA - Tahun ini, uji petik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diporsikan bagi dua Kecamatan, yaitu Cilamaya Wetan dan Jatisari. Instansi itu sudah melayangkan surat pemanggilan kepada bendahara dan pengelola keuangan dua Kecamatan tersebut kaitan pengelolaan aset dan keuangan yang bersumber dari APBD II.
Dikatakan Bendahara Kecamatan Cilamaya Wetan, Nanang Sugiharto
mengungkapkan, pihaknya menerima surat dari BPK pada Jumat (23/4) kemarin.
Itu terus Nanang, merupakan kewajiban kecamatan untuk melaporkan hal-hal yang diminta oleh BPK, baik kaitan honorarium pegawai kecamatan, jumlah tenaga kontrak, Linmas maupun kegiatan lainnya di tahun 2015. Detailnya sendiri, ada di Kasubag Keuangan. Tetapi, semua kelengkapan yang dibutuhkan BPK sudah dipenuhi. "Iya pemeriksaan oleh BPK tahun ini bareng Jatisari, tapi semua kelengkapannya sudah kita penuhi," kata dia menegaskan.
Kasubag Keuangan Kecamatan Cilamaya Wetan, Eeng Charudin mengungkapkan pemeriksaan BPK ini merupakan uji petik hasil sampling, tahun kemarin saja yang diperiksa adalah Kecamatan Purwasari. Kebetulan tahun ini giliran Kecamatan Cilamaya Wetan dan Jatisari. Sebenarnya terus Eeng, dengan atau tanpa pemeriksaan BPK sekalipun, laporan-laporan yang berkaitan dengan kegiatan APBD II, Selalu rutin dilaporkan ke DPPKAD.
Berbeda dari Inspektorat, pemeriksaan BPK ini hanya mengaudit bendahara dan Kasubag Keuangan. Seperti laporan dan Surat Pertanggungjaewaban (SPJ) setiap kegiatan dan tidak melibatkan pemeriksaan setiap kasi-kasi yang ada di kecamatan. "Ya yang diperiksa bendahara saja sih kang dan Kasubag Keuangan, karena kami penanggungjawab keuangan dalam setiap kegiatan kecamatan," tandas pria ini.
Kasi Trantib Kecamatan Cilamaya Wetan, Abdullah AM menuturkan, adanya pemeriksaan BPK itu memang. Akan tetapi berdasarkan pengalaman selain setiap tahun diambil acak, pemeriksaan BPK ini langsung ditujukan kepada bendahara kecamatan. Karena, saat bertugas di Cilamaya Kulon, dirinya sempat menjadi bendahara kecamatan, dan yang diperiksa sebagai penanggungjawab keuangan yang bersumber dari APBD II ini adalah bendahara untuk beragam kegiatan di lingkungan kantor kecamatan. Sementara para kasi hanya melaporkan saja kegiatannya kepada bendahara. "Ya bendahara saja yang diperiksa mah, saya juga dulu pernah jadi bendahara di Cilamaya Kulon," pungkas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template