Cikampek Butuh Flyover Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cikampek Butuh Flyover Baru

Cikampek Butuh Flyover Baru

Written By Mang Raka on Rabu, 13 April 2016 | 14.30.00

CIKAMPEK, RAKA- Pemerataan pembangunan di Cikampek belum terlaksana dengan baik. Masih ada warga di Cikampek yang kesulitan untuk mengakses ke pusat kota. Salah satunya adalah warga di wilayah Cikampek bagian utara. Untuk menunjang aktivitas masyarakat di wilayah utara tersebut, diperlukan adanya flyover yang menghubungkan Cikampek bagian utara dengan selatan.
Kepala Desa Dawuan Timut, Tatang Somantri, meminta kepada staf Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Repiblik Indonesia (DPR RI), terkait sulitnya akses Jalan Cikampek sebelah Selatan yang didominasi industri dan Cikampek sebelah utara yang merupakan area permukiman. "Saat ada kebakaran di wilayah Cikampek sebelah utara. Pemadam kebakaran selalu lambat datang. Karena akses jalannya tidak memungkinkan," jelas Tatang, baru-baru ini.
Dia menyampaikan, yang menjadi pemisah antara wilayah Cikampek sebelah selatan dan sebelah Utara adalah jalan rel kereta. Akses jalan penghubungnya hanya ada underpass Pawarengan, Flyover Cikampek dan Kotabaru. Alangkah lebih baiknya jika ada flyover baru yang menuntaskan persoalan buruknya akses yang ada di wilayah Cikampek. Seperti halnya di Karawang, itu sudah terselesaikan dengan adanya flyover yang menghubungkan Jalan Bypass dengan Interchange Karawang Barat. "Jadi titiknya bisa dibuat flyover dari lampu merah Dawuan. Yang menyebrang keatas rel kereta dan turun disekitar Dawuan Timur," pintanya.
Dengan demikian, perkembangan perekonomian di Cikampek sebelah utara yang merupakan area permukiman warga akan bisa meningkat secara cepat. Belum lagi, warga yang ada di kecamatan sebelah utara Cikampek, seperti Tirtamulya. "Jadi harus terprogram. Kami minta keinginan warga Cikampek ini disampaikan ke Pak Akom (Ade Komarudin)," ujarnya.
Setelah meminta flyover penghubung jalan, dia juga meminta agar pemerintah pusat bisa menyelesaikan persoalan banjir Dawuan Cikampek yang menjadi banjir rutin. Karena meski berbagai upaya dilakukan tetap saja banjir rutin itu terjadi. "Kecuali sipon Cikaranggelam diubah. Sungai Cikaranggelam di atas irigasi Tarum Timur. Sama seperti di Gamon, Jatisari. Banjir baru bisa tuntas," ujarnya.
Keinginan warga Cikampek itu, tentu harus didorong oleh pemerintah pusat karena memerlukan anggaran yang besar. Kalau hanya dianggarkan ratusan juta rupiah, tidak akan menjadi solusi konkret, sehingga macet dan banjir akan tetap terjadi di Cikampek. "Ini harus jadi proyek nasional. Bukan proyek daerah," tegasnya.
Eko Surya Efendy, staf Ketua DPR RI, Ade Komarudin, berjanji akan menyampaikan pesan atau aspirasi yang diinginkan oleh warga Cikampek. Karena memang yang memiliki kewenangan budgeting adalah legislatif. "Insya Allah, saya catat, dan saya akan sampaikan aspirasi warga Cikampek kepada bapak (Ade Komarudin)," ujarnya singkat. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template