Camat Rapat Dana Desa di Sekolah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Rapat Dana Desa di Sekolah

Camat Rapat Dana Desa di Sekolah

Written By Mang Raka on Rabu, 27 April 2016 | 11.00.00

*Kades Berharap Ada Tim Pemantau Anggaran

PANGKALAN, RAKA - Ada hal tidak lazim berlangsung di Aula SMAN 1 Pangkalan, Selasa (26/4). Sekolah yang biasanya diwarnai siswa berseragam abu-abu putih itu, mendadak dipenuhi aparatur pemerintahan berseragam coklat dari kecamatan Pangkalan. Disekolah itu mereka menyelenggarakan rapat konsolidasi mingguan, yang biasanya dilakukan di aula kecamatan.

Rapat bahas perihal perkembangan konsolidasi perkembangan pembangunan Kecamatan Pangkalan dan persiapan menghadapi penggunaan anggaran penggunaan dana desa, yang saat ini tengah dalam taraf pendataan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Selain Camat Pangkalan Usep Saefulloh, rapat juga dihadiri Kepala UPTD Pendidikan Suharya Spd. MM, Kades sekecamatan Pangkalan, asisten Perhutani Mursid. S.Hut serta Kepsek SMAN 1 Pangkalan Drs. Hari Radianto, MPd.
Terkait itu Camat Pangkalan Usep Saefulloh, mengatakan, implementasi penggunaan anggaran pusat dan dana desa akan sinergis dengan pemerintahan Kecamatan Pangkalan. Untuk itu dibutuhkan keterbukaan (open management) dari pemerintah desa. Termasuk laporan pengalokasian agar terbuka ke masyarakaat dan pemerhati pengguna anggaran pemerintah bisa mengetahui secara jelas dan transparan. "Kami pun akan coba utarakan kepada pihak pusat bahwa pemerhati penggunaan anggaran dari instansi terkait bisa berperan serta langsung kepada penggunaaan anggaran yang masing-masing desa akan terima," papar camat.
Hal sama diungkapkan Kades Ciptasari, Nanang yang juga Ketua Perhinpunan Kepala Desa sekecamatan Pangkalan. Dia berharap pihak penyelenggaraan penggunaan anggaran yaitu desa menginginkan agar langsung diawasi pemantau pengguna anggaran yaitu pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar merasa nyaman. "Kami sebagai stageholder yang paling bawahpun menginginkan agar pihak pusat bisa ada dan melihat dengan langsung penggunaan anggaran yang dipakai oleh desa. Sehingga transparan serta akuntabilitasnya pun kami sebagai kepala desa nyaman dan tidak khawatir. Sementara kami kan dituntut agar benar dan jangan ada kesalahan, maka itu saya pun berharap pemerintah bisa menyediakan personalnya di masing-masing desa," pintanya.
Sementara Kepala Desa Medalsari, Amin, merasa khawatir atas anggaran dana desa yang rencananya akan diturunkan pada April 2016 ini, karena memang penggunaan anggaran sudah menjadi kewajiban dan laporan yang sesuai. Namun saat ini penekanan secara psikologis sudah digembor-gemborkan sejak dini. "Beban psikologis yang kami terima. Kadang-kadang kami juga berfikir lebih baik tidak diberi anggaran karena sudah risih dengan informasi yang sudah banyak ditebar, tapi malah menjadi dilema tersendiri dari masing-masing kepala desa. Jika kami abaikan kami juga salah kalau dipergunakan sudah seperti kami sebagai pengguna anggaran yang diragukan," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template