Camat Kerahkan Satpol PP Bersihkan Limbah Rajungan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Kerahkan Satpol PP Bersihkan Limbah Rajungan

Camat Kerahkan Satpol PP Bersihkan Limbah Rajungan

Written By Mang Raka on Sabtu, 23 April 2016 | 15.00.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Program 'Jumat Bersih' yang digelar Muspika Kecamatan Cilamaya Kulon, dilakukan di pesisir Pantai Pasirputih, Desa Sukajaya. Berbeda dengan di lokasi lainnya, camat beserta aparat pemerintah membersihkan limbah rajungan.
Di sini, belasan ton limbah rajungan penuh belatung ditumpuk sembarangan oleh sejumlah pengusaha miniplan pengolah rajungan. Camat Cilamaya Kulon Dida Rayendra mengatakan, sudah menjadi agendanya bahwa Jumat kemarin bersih-bersih di Desa Sukajaya.
Menurutnya, dengan atau tanpa diprogramkan pemkab, kebersihan lingkungan pada dasarnya menjadi tanggungjawab semua pihak. Bukan saja tidak elok dipandang buat lingkungan akibat sampah dan minimnya kesadaran lingkungan, tetapi manfaat kesehatan bisa dirasakan masyarakat. Karena menciptakan kondisi sehat itu harus dibangun atas kessadaran bersama semua pihak.
Dirinya menyesalkan aksi membuang limbah rajungan belasan ton setiap hari di pinggir jalan. Selain berbau, limbah rajungan yang seharusnya dikeringkan untuk digiling itu berserakan tidak karuan, karenanya ia bersama Satpol PP langsung membersihkannya. "Bersih itu bukan saja indah, tetapi juga berdampak pada kesehatan sehingga terhindar dari ancaman penyakit, apalagi limbah rajungan ini kan banyak, walaupun untuk diolah lainnya, tapi tidak sembarangan macam begini," sesalnya.
Camat berharap, semua pihak tidak harus menunggu kegiatan gotong royong Muspika untuk menciptakan lingkungan bersih, tapi kesadaran mencegah anak cucu dari ancaman penyakit akibat sampah juga harus dipertimbangkan agar selalu menjaga lingkungan bersih.
Sekurang-kurangnya, membuang sampah atau limbah rajungan pada tempatnya dan memperlancar selokan-selokan yang mampet. Dia juga meminta para pemilik miniplan mengemas limbah rajungan, tidak ditumpuk di pinggir jalan, bila perlu gunakan sekat sebelum digiling menjadi tepung pakan ternak, atau bisa juga dibuang langsung ke tengah laut lagi. "Jika dibiarkan seperti ini, tidak elok dan sehat bagi lingkungan. Gak harus nunggu gotong royong, kesadaran itu harus dibangun kapanpun," ungkapnya.
Kasie Trantib Kecamatan Cilamaya Kulon Acep Karimullah menuturkan, rajungan limbahnya bisa saja tidak berbau menyengat, kalau diracik melalui insektisida dan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan. Ia ingatkan pengusaha miniplan untuk tidak menumpuk limbah rajungan yang masih bernilai ekonomis. Karena 1 kilogram limbah rajungan dihargai Rp 500-Rp 1.000. Karenanya, meskipun masih dimanfaatkan pakan ternak, para pengusaha diharapkannya bisa menjaga lingkungan pinggir jalan dan akses-akses umum lainnya. "Harusnya Dinas Perikanan menyuplai openan atau penggilingan agar rajungan tidak berserakan begini," harapnya. (rud)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. sayang sekali tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. padahal bisa diolah sebagai bahan baku kosmetik dan obat-obatan

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template