Baru 71 Desa Serahkan LPJ Alokasi Dana Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Baru 71 Desa Serahkan LPJ Alokasi Dana Desa

Baru 71 Desa Serahkan LPJ Alokasi Dana Desa

Written By Mang Raka on Jumat, 15 April 2016 | 11.00.00

KARAWANG, RAKA - Meningkatnya alokasi dana desa (ADD) hingga Rp 161 miliar ternyata belum mampu merangsang para kepala desa, untuk secepatnya membuat laporanpertanggungjawaban (LPJ) ADD tahun lalu yang menjadi syarat pencairan. Bukatinya, dari 297 desa di Kabupaten Karawang, hanya 71 desa yang sudah menyerahkan LPJ ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD).
Sekretaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Karawang Alek Sukardi justru balik menuding lambatnya pada kades membuat LPJ, karena awalnya dijanjikan oleh BPMPD jika ADD akan dicairkan setelah peluncuran sistem aplikasi pengajuan ADD. "BPMPD hingga kini belum meluncurkan sistem aplikasi itu. Kita sekarang sedang menunggu kepastian ADD cair, mengingat sudah empat bulan perangkat desa belum bisa gajian," kata Alek kepada Radar Karawang, Kamis (14/4) kemarin.
Kabid Pemerintahan Desa BPMPD Karawang Budiman Ahmad membantah jika pencairan ADD tahun ini harus menunggu peluncuran aplikasi tersebut. Menurutnya, saat ini ADD sudah bisa dicairkan dengan syarat sudah menyerahkan LPJ ADD tahun lalu. "Memang tadinya kita akan pencairan ADD 2016 setelah launching, tapi waktu bupati sibuk dengan agenda pemerintahan. Jadi sampai saat ini belum terealisasi," ujarnya.
Menurutnya, yang berteriak meminta pencairan ADD tahap satu tahun 2016, seharusnya segera membuat LPJ ADD tahun 2015. Pasalnya, hingga kemarin baru 71 desa yang sudah menyerahkan LPJ ke BPMPD. Bahkan Budiman mengatakan sistem aplikasi pengajuan ADD sudah bisa diakses lewat alamat website WWW.siapaddkrw.web.id. "Sebenarnya cukup mudah hanya membuat database seperti data personel, data lembaga dan data anggaran. Sebagai syarat bisa memanfaatkan program WWW.siapaddkrw.web.id yang tujuannya mempercepat laporan LPJ ADD," terangnya.
Ia melanjutkan, dari 30 kecamatan, baru 13 kecamatan di Karawang yang memanfaatkan sistem aplikasi tersebut. "Pihak desa hanya ribut terkait pencairan ADD, namun tidak tertib administrasi," tuturnya. (dri)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template