Bangun Masjid, Dilarang Ngencleng - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bangun Masjid, Dilarang Ngencleng

Bangun Masjid, Dilarang Ngencleng

Written By Mang Raka on Sabtu, 30 April 2016 | 17.00.00

PURWAKARTA,RAKA- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melarang warganya untuk meminta sumbangan di tengah jalan. Pasalnya, selain membahayakan pengguna jalan terkadang membuat macet arus lalu lintas.
Dedi beralasan, selain mengganggu aktifitas jalan sumbangan tersebut juga masuk kategori liar, karena sering kali dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk mendapatkan keuntungan. "Kita kategorikan pungutan liar itu, selain mengganggu yang memakai jalan, terkadang ada yang hanya untuk meraup untung semata," ujarnya kepada Radar Karawang, Jumat (29/4)
Dedi mengungkapkan, jika warganya masih memerlukan batuan sumbangan untuk rumah ibadah, dia menyarankan, agar menghubungi pemerintah desa setempat serta ajukan permohonanya. "Tahun ini saja sudah  2 miliar untuk sumbangan rumah ibadah, bahkan setiap rumah ibadah kita sumbang dari 50 hingga 100 juta, dan saya harapkan kedepan sudah tidak ada lagi yang meminta sumbangan di tengah jalan," bebernya.
Lebih lanjut, Dedi juga meminta agar ada audit, terhadap orang-orang yang meminta sumbangan dengan mengatasnamakan rumah ibadah. Dia bercerita, ada rumah ibadah sampai 10 tahun hingga sekarang belum selesai dan beberapa kali sudah mendapat bantuan. "Kita juga akan lakukan sistem audit ya ada disuatu tempat dimana mereka meminta sumbangan ditengah jalan hingga sepuluh tahun. Padahal sudah lama dan beberapa kali kita bantu," tuturnya.
Kedepan Dedi juga akan menginstruksikan para aparat desa untuk menertibkan para sumbangan liar. Bahkan Dedi juga meminta masyarakat jika mendapati pungli atau sumbangan liar agar laporkan melalui sms center. (cr2)


Dampak negatif galang dana di jalan raya
- Mengganggu pengguna jalan
- Membayayakan diri sendiri dan orang lain
- Masuk kategori sumbangan liar
- Sering dimanfaatkan oknum tertentu
- Terkadang hanya untuk meraup untung
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template