Bangkitkan Kejayaan Musik Klasik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bangkitkan Kejayaan Musik Klasik

Bangkitkan Kejayaan Musik Klasik

Written By Mang Raka on Rabu, 20 April 2016 | 16.00.00

KARAWANG,RAKA-  Seniman musik klasik di Karawang sukses menggelar workshop alat musik cello dan musik klasik secara gratis dipinggir sungai Citarum, di Jalan Veteran Kelurahan Karawang Wetan. Workshop sendiri akan digelar selama seminggu sekali sepanjang tahun 2016. Workshop yang digelar diharapkan dapat membantu memperbaiki mirisnya dunia pendidikan yang tidak pernah mengenalkan akan seni bermusik kepada murid-murid di bangku kelas. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya untuk mengembalikan kejayaan musik klasik.
Ketua pelaksana sekaligus Cellis (Panggilan untuk pemain cello), Daud Catur Wicaksono mengatakan, meskipun anggaran dunia pendidikan dari pemerintah sangat besar, akan tetapi selama ini sejumlah seniman tidak pernah diberikan tempat untuk masuk dalam dunia pendidikan. Sehingga, pendidikan musik di dalam sekolah hanya didapat oleh para siswa melalui kursus bagi yang mampu atau hanya dalam perguruan tinggi. “Sangat miris kalau seperti ini, perkembangan seni bermusik di Indonesia saya rasa tidak akan berkembang banyak jika pemerintah tidak memberikan pendidikan langsung bermusik dari tingkat dasar. Selama pengalaman saya, guru seni di sekolah hanya mengajarkan panduan LKS tetapi tidak memberikan langsung praktikum bagaiman cara memainkan musik yang baik,” ujar Daud, kepada Radar Karawang kemarin.
Dengan alat musik cello yang telah membawanya berkeliling Indonesia, Daud sangat berharap sejumlah siswa yang diundangnya dalam setiap acara workshop mampu menyukai musik dan menguasai musik klasik. “Selain cello, nanti akan dibantu oleh seniman lainnya untuk memberikan workshop seperti biola, violin, drum dan masih banyak lagi. Kita mengadakan ini gratis tanpa bayaran apapun,” ungkapnya.
Perjalanan musik klasik sendiri di Indonesia, menurut Daud, adalah berawal di tahun 1990an itu pun disiarkan oleh TVRI. Dewasa ini, kata dia, perjalanan musik klasik kejayaannya telah pudar, hal tersebut disebabkan karena tidak adanya wadah yang banyak untuk menjadi tempat manggung dan regenerasi bermusik klasik ditingkat masyarakat. “Hal yang sama juga terjadi bukan pada musik klasik, tetapi dalam kebanyakan seni dan budaya lainnya. Tentu hal ini dibutuhkan peran dari pemerintah untuk meregenerasi seniman-seniman,” ujarnya.
Dunia seni di Indonesia menurut dia masih dipandang dengan sebelah mata, padahal mewujudkan kota atau kabupaten bernuansa seni menjadikan pembangunan di Indonesia lebih memiliki karakter dan budaya yang baik. Tentu hal tersebut  dinilainya akan memudahkan pemerintah mewujudkan 20 juta wisatawan mancanegara. Di panggung sederhana terlihat antusias sejumlah siswa dan peserta lainnya  mendengarkan materi tentang Cello dan mempraktekannya. “Kita buka setiap Pukul 16.00 WIB sampai Pukul 20.00 Wib,” ujarnya.(ega)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template