Balai Desa Tambaksumur Jadi Pengadilan Sengketa Waris - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Balai Desa Tambaksumur Jadi Pengadilan Sengketa Waris

Balai Desa Tambaksumur Jadi Pengadilan Sengketa Waris

Written By ayah satria on Kamis, 21 April 2016 | 16.57.00

TIRTAJAYA, RAKA - Ada yang berbeda di kantor Desa Tambaksumur Kecamatan Tirtajaya  siang kemarin. Selain memberikan pelayanan, di kantor ini juga sedang dilakukan pengadilan kecil untuk menyelesaikan permasalahan hak ahli waris.
Seperti yang disampaikan Kepala Desa Tambaksumur, Sahata bahwa tugas kepala desa bukan hanya bisa duduk manis di ruangan tempat kerja dan menandatangani surat-surat kerja saja. Melainkan harus ikut terlibat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat. "Ya seperti ini namanya juga kepala desa, setiap permasalahan yang ada di masyarakat harus turut andil dan bisa menyelesaikan masalah," katanya.
Namun anehnya menurut kepala desa yang dikenal humoris ini, permasalahan yang kerap dijumpai itu berupa penggugatan hak ahli waris. Maka tak heran jika di jam-jam siang kantor desa di ujung utara itu selalu ramai. "Sudah gak aneh lagi hampir setiap harinya ada aja masalahan hak ahli waris, padahal sesama keluarga kenapa tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja," tuturnya.
Selain memberikan pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berbagai hal lainnya dalam membangun desa ia tidak mengesampingkan tugas nya sebagai kepala desa sebagai penengah di setiap permasalahan yang dialami warganya itu. "Sudah terbiasa lagi seperti pengadilan hakim saja, tapi semuanya dapat diselesaikan secara musyawarah dan tidak menggunakan kekerasan," ucapnya.
Bagi dia meski harus menghabiskan waktu banyak, ini sudah jadi resiko tugas sebagai kepala desa. "Walaupun banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan masalahan tersebut tapi saya tidak keberatan karena memang sudah resiko," akunya.
Asalkan menurut dia semua permasalahan bisa selesai dan tidak berujung kekerasan. Ia selalu membuka pintu lebar bagi siapa saja warganya yang ingin menyelesaikan masalah. "Daripada ribut yang bisa menimbulkan kekerasan mending selesaikan secara musyawarah di desa," pungkasnya. (yna)  
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template