Anggaran Pramuka Karawang Paling Rendah se-Jabar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anggaran Pramuka Karawang Paling Rendah se-Jabar

Anggaran Pramuka Karawang Paling Rendah se-Jabar

Written By Mang Raka on Senin, 18 April 2016 | 13.30.00

-Idealnya Rp 1 Miliar Hanya Dijatah Rp 400 Juta

TELAGASARI, RAKA - Jelang digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Karawang akhir bulan ini, santer kabar bahwa Pemkab Karawang selama ini menganggarkan organisasi kepanduan itu dengan alokasi yang paling terendah se Jawa Barat.
Tiga tahun terakhir, pramuka yang menjadi ekstrakulikuler wajib ini hanya menerima bantuan Rp 400 juta untuk seabreg kegiatan Kwarcab, Kwaran hingga Dewan Komando Ranting (DKR). Angka ini jauh dibawah Kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.
Plt Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Karawang Suhada mengakui, pemkab selama ini baru sebatas memberikan bantuan kegiatan pramuka sebesar Rp 400 juta dari APBD II. Dana abadi ini dirilis Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Jawa Barat sebagai kabupaten yang paling rendah salurkan APBD nya untuk kepramukaan di Jawa Barat. Bahkan selama 2 tahun terakhir ini masih stagnan tanpa ada kenaikan.
Padahal idealnya, angka yang bisa mengakomodir seabreg kegiatan setahun penuh itu sekitar Rp 1 miliar. Karena, pramuka itu sangat banyak kegiatan insidentil seperti penanganan bencana, jambore tingkat nasional maupun operasional beragam kegiatan lainnya. "Betul, di kita hanya dianggarkan Rp 400 juta, ternyata itu menjadikan Karawang sebagai kabupaten paling rendah alokasikan APBD nya untuk pramuka," ungkap dia.
Disinggung kabupaten /kota yang besar anggarannya untuk kepramukaan, Suhada menyebut seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Ciamis bahkan Purwakarta. Itu tambahnya, selain ketua Kwarcabnya menjabat sebagai bupati setempat, perhatian untuk Pramukanya lebih maksimal. Untuk itu tambah Suhada, ajuan yang sudah kembali dilayangkan agar anggaran itu diperbesar tahun-tahun mendatang, dengan harapan ingin merenovasi kantor Kwarcab, bahkan kalau diperlukan kantornya bisa menambah dua lantai. "Kita ajukan terus, sekarang tiap tahun ada kenaikan sih, tapi selisihnya belum seberapa ," tandas dia.
Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Kecamatan Telagasari, Marjudi S.pd mengatakan, kalau benar anggaran kwarcab karawang hanya dijatah Rp 400 juta setiap tahun tanpa kenaikan, menurutnya itu sangat tidak relevan. Karena kebutuhan untuk Jambore Nasional (Jamnas) saja menelan anggaran Rp 200 jutaan belum untuk keikutsertaan di Jambore Daerah (Jamda) dan Jambore Ranting (Jamran) hingga kegiatan lainnya seperti KMD dan KML. Disisi lain diakui Marjudi, Kwaran dilarang meminta iuran dari siswa untuk kegiatan pramuka karena dianggap pungutan. "Sangat tidak relevan kalau setiap tahun Rp 400 jutaan mah, " desak dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template