Ada Pelajar Dengklok Jadi Pebisnis Obat Teler - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ada Pelajar Dengklok Jadi Pebisnis Obat Teler

Ada Pelajar Dengklok Jadi Pebisnis Obat Teler

Written By Mang Raka on Sabtu, 30 April 2016 | 11.30.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Mabuk obat batuk kini tengah digandrungi pelajar di Rengasdengklok. Bahkan beberapa waktu lalu ada siswa yang tertangkap basah membawa obat Excimer ke sekolah untuk diperjualbelikan .
Menanggapi hal ini, Kasubag Tata Usaha (TU) Puskesmas Rengasdengklok Aang mengaku prihatin dengan pergaulan anak sekolah zaman sekarang. Bukannya mencari ilmu di sekolah, mereka malah jadi pebisnis obat teller. Seharusnya selain pangawasan sekolah sendiri, harus ada pantauan dari orangtua terhadap pergaulan putra-putri mereka. Sebab, tidak ada yang menjamin pergaulan mereka di luar jam sekolah benar-beran baik. "Kadang suka miris masih pelajar saja sudah mulai berbisnis obat. Entah karena kebutuhan ataupun apapun itu, yang jelas tidak baik apalagi sampai diperjualbelikan ke beberapa temannya," ucapnya.
Dia megaku sampai saat ini kasus pengguna obat jenis Excimer bagi pemuda memang pernah ditemui di puskesmas. Tercatat hampir 5 pemuda overdosis mengkonsumsi obat secara berlebihan. " Memang tidak sering, cuman ada saja setiap tahunnya," akunya.
Dia sendiri menjelaskan bahwa jika penggunaan obat tersebut dikonsumsi secara berlebihan itu bisa berbahaya bagi keselamatan diri. Maka dari itu dia terus menghimbau kepada pemuda tentang bahayanya penggunaan obat terlarang ini. "Tadinya obatnya tidak bahaya cuman karena dikonsumsi secara berlebihan jadilah memabukan. Seperti obat batuk komix juga bahaya karena selama ini banyak obat seperti itu digunakan untuk mabuk," jelas Aang kepada Radar Karawang.
Dia ingin kebiasaan memalukan dan berbahaya ini segera diakhir. Apalagi jika digunakan dalam skala besar. Pasalnya, pelajar sering mengkonsumsinya ketika ada acara-acara besar yang diperingati. "Setiap hari peringatan besar pasti ada aja siswa yang dibawa ke puskesmas gara-gara overdosis," pungkasnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template