4 Ribu Siswa SMP Terancam Gagal Masuk SMA - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 4 Ribu Siswa SMP Terancam Gagal Masuk SMA

4 Ribu Siswa SMP Terancam Gagal Masuk SMA

Written By Mang Raka on Senin, 11 April 2016 | 17.00.00

KARAWANG, RAKA - Meningkatnya jumlah minat anak-anak untuk sekolah hingga tingkat SMA sederajat, ternyata berbanding terbalik dengan kesiapan Pemkab Karawang untuk menyediakan infrastruktur sekolah.
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, dari 27 ribu bangku SMA yang dibutuhkan, Kabupaten Karawang hanya memiliki 23 ribu bangku dari 145 SMA sederajat. Jumlah tersebut ternyata tidak cukup untuk menampung siswa SMP yang akan melanjutkan pendidikan.
Permasalahan ini mendapat tanggapan serius dari Ketua DPRD Kabupaten Karawang Toto Suripto. Saat berbincang dengan Radar Karawang beberapa waktu lalu, Toto meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karawang segera melakukan kordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Jangan sampai anak-anak di Kabupaten Karawang putus sekolah gara-gara tidak ada tempat untuk mereka bersekolah. Pemkab harus segera bertindak karena ini bukan masalah sepele," ujar Toto.
Menurut Toto, meski kekurangan kelas ini adalah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun Pemkab Karawang perlu turun tangan untuk penanganan sementara, seperti pembangunan kelas darurat atau pengaturan jam belajar yang bisa mengakali kurangnya kelas ini. "Padahal waktunya mepet sekali, sebentar lagi kan anak-anak SMP yang kelas 3 sudah mau jadi anak SMA. Mau disimpan dimana mereka ini. Kasihan, malu jika kita bangun infrastruktur, tapi mereka gak sekolah," ujarnya.
Selain itu, kata dia, Pemkab Karawang diminta juga untuk mengandalkan dana CSR dari pabrik-pabrik yang ada di Kabupaten Karawang, untuk penanganan masalah kekurangan kelas ini. Menurut Toto, selama ini dana CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang memang masih terfokus pada pembangunan infrastruktur. "Nah untuk sekarang, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Karawang juga perlu membantu masalah pendidikan, karena hal ini bersifat urgent, waktunya tak banyak," ujarnya. (ega)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template