Tak Jamin Pilkada Bebas Politik Uang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tak Jamin Pilkada Bebas Politik Uang

Tak Jamin Pilkada Bebas Politik Uang

Written By Mang Raka on Jumat, 23 Oktober 2015 | 18.41.00

- Panwaslu Terbatas Kewenangan
 
KARAWANG, RAKA- Praktek politik uang selalu meramaikan proses pemilu tak terkecuali pada pemilikan kepala daerah (pilkada). Namun demikian, pantia pengawas pemilu (panwaslu) tak menjamin pilkada akan bebas dari politik uang, karena aturan yang menghalangi panwaslu untuk menindak politik uang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Karawang, Syarif Hidayat, menilai ada beberapa aturan tentang pemilihan kepala daerah (pilkada) yang tak tegas, terutama tentang politik uang. Panwaslu, kata dia, tidak bisa mengontrol mengenai politik uang ini karena terbatas kewenangannya. “Politik uang sulit dikendalikan. Karena kami terbatas kewenangan,” kata Syarif, baru-baru ini.

Pihaknya mengaku kesulitan mengawasi praktek poltik uang pada pilkada kali ini. Terlebih, politik uang tidak masuk dalam pidana pemilu. “Kami kesulitan mengontrol money politic. Karena berdasarkan UU yang ada, politik uang tidak termasuk dalam pidana pemilu. Melainkan pidana umum,” tambahnya.

Hal tersebut, kata dia, sudah didiskusikan dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), yang diantaranya terdiri dari Kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kejari). “Kami sudah bicarakan di Gakumdu. Dan memang politik uang tidak masuk dalam pidana pemilu,”tegasnya.

Oleh karenanya, pihaknya meminta DPR RI dan pemerintah pusat lebih jeli dalam membuat regulasi tentang pilkada. “Kami harap kedepan soal regulasi pilkada diperjelas lagi. Agar kami tidak kebingungan. Kalau dulu kan politik uang masuk  dalam pidana pemilu. Tetapi sekarang malah tidak dimasukkan,” ucap Syarif.

Tokoh masyarakat Cikampek, Ely Suhaeli mengatakan, politik uang akan merusak masa depan Karawang. Karena jika dalam pilkada tahun ini yang terpilih calon yang melakukan praktek politik uang, saat menjadi bupati nanti akan berupaya untuk mengembalikan modal. "Money politik hanya akan merusak masa depan Karawang. Karenana, dia meminta kepada warga Karawang untuk bisa menjaga diri agar tidak salah memilih," ujarnya.

Dia menyampaikan, kehancuran sebuah daerah adalah saat memiliki pemimpin hasil transaksional. Karena visi dan misi yang selama ini digembar gemborkan hanya menjadi pemanis saja untuk menarik perhatian publik. Saat terpilih nanti, akan melakukan berbagai upaya untuk memperkaya diri dan ujung-ujungnya yang akan menjadi korban itu adalah masyarakat Karawang. "Rakyat kecil akan semakin tertindas. Karena akan terbengkalai. Pemimpinnya kemungkinan besar tidak akan memperhatikan pembangunan secara serius," ucapnya.

Oleh karena itu, dia mengajak kepada waraga Karawang untuk bersama-sama menjadi pemilih yang cerdas. Bersama-sama mengawal proses demokrasi di Karawang agar berjalan dengan baik. Jangan ternodai oleh rupiah yang hanya bisa digunakan untuk kepentingan sesaat. "Karawang harus menjadi daerah yang hebat. Karena memiliki segalanya," tegasnya. (zie/ops)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template