Bisnis Chiprek Hasil Karya Buruh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Bisnis Chiprek Hasil Karya Buruh

Bisnis Chiprek Hasil Karya Buruh

Written By Mang Raka on Rabu, 01 Juli 2015 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA – Meski sudah memiliki pekerjaan tetap di sebuah perusahaan besar di Karawang, namun tak lantas membuat laki-laki satu ini malas mengerjakan usaha lain.
Dia adalah Dede Ruswanto (24) yang sukses membuka usaha sampingan kecil-kecilan sebagai penjual Fried Chiken yang ia beri nama Chiken Geprek (Ciprek).
Chiken Geprek (Chiprek) ini tentunya baru terdengar. Chiprek merupakan chiken atau ayam goreng renyah yang di bumbui oleh sambal dengan cara di gebrek bersama sambal hasil racikan yang di dadak dibuat.
Dede merupakan seorang buruh atau karyawan yang bekerja di PT Chiyoda Integre indonesia di kawasan Surya Cipta karawang. Inisiatif untuk menciptakan makanan baru ini ia dapatkan ketika sering melihat makanan yang bertuliskan ayam penyet maupun iga penyet. Saat itulah ia mempunyai imajinasi untuk menciptakan makanan baru yang kemudian ia beri nama Chiprek. “Sekarang kan bulan puasa, jadi harus nambah-nambah buat bekal lebaran. Buka usaha ini awalnya saya sering liat tulisan-tulisan maupun di menu makanan di salah satu resto yang belakangnya ada tulisan penyet, pas dilihat makanannya ternyata mudah untuk di pelajari," ujar Dede kepada RAKA kemarin.
Setelah melihat makanan tersebut, Dede mengaku mulai mencoba dengan bahan makanan yang lain, akhirnya muncul ide untuk membuat dengan menggunakan bahan dasar ayam yang terlebih dahulu di goreng dengan tepung tersebut. “Waktu pas makan chiken ayam goreng tepung saya langsung muncul ide untuk dikolaborasi sama sambal yang ngedadak saya ulek dan saya geprek-geprek supaya sambalnya meresap, dari situ muncul ide dan saya kasih nama chiken geprek," katanya.
Dede merupakan seorang buruh atau pekerja yang merasa ingin mandiri dengan membuka usaha sampingan yang ia anggap sangat membantu untuk menambah ekonominya tersebut. Dia mengaku bisnis yang ia bangun bersama rekannya tersebut baru ia buka satu bulan belakangan ini. Untuk omzet nya perhari sangat bisa membantu untuk menambah uang saku di samping dari upah yang ia terima setiap bulan di tempat nya bekerja. "Saya baru buka usaha ini pada awal bulan ini, dan ternyata hasil dari bisnis chiprek ini mendapat respon yang baik dari para konsumen, perhari saya bisa dapat omset sekitar dua ratus sampai lima ratus ribu per hari nya. Alhamdulillah, bisa nambah-nambah untuk jajan dan modal nikah,” pungkasnya. (ega)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template