JICA: Pelabuhan Cilamaya Didukung Rakyat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » JICA: Pelabuhan Cilamaya Didukung Rakyat

JICA: Pelabuhan Cilamaya Didukung Rakyat

Written By Unknown on Selasa, 17 Maret 2015 | 12.00.00

-Pipa Pertamina Bukan Masalah

TEMPURAN, RAKA - Tim peneliti loksi bakal pelabuhan Cilamaya dari Japan International Coorporation Of Agency (JICA) mengklaim, rencana pembangunan pelabuhan Cilamaya sudah mendapat banyak dukungan masyarakat.
Melalui juru bicara JICA, Cintya menjelaskan bahwa selama ini pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi maksimal terkait rencana pelabuhan Cilamaya di lepas pantai Kalenkalong Desa Sumberjaya Kecamatan Tempuran. Maka dari itu, ia balik heran jika kemudian menimbulkan gejolak. Ia bahkan mengaku tak tahu rakyat mana yang tidak mendukung pelabuhan. "Kami juga tidak mengerti rakyat yang datang dari mana yang tidak mendukung saat ini," ujarnya.
Cintya menambahkan, sampai dengan saat ini, pihaknya sedang melaksanakan survey lanjutan untuk penyempurnaan kelengkapan Amdal. Nantinya lanjutnya, usai survey rampung digelar menjadi keputusan pemerintah Republik Indonesia dalam pelaksanaan pembangunan pelabuhan tersebut.Pada intinya, tambah Cintya yang getol mendampingi para peneliti asal Negeri Sakura itu, pihaknya justru membantu pemerintah dalam pembangunan infrastruktur untuk kepentingan umum dan tentunya sangat menguntungkan bagi negara.
Disinggung sampai kapan batas akhir penelitian dari JICA dilakukan, Cintya menyebut, tenggat waktu yang ada akan disesuaikan dengan musim. Sebab, musim kemarau nanti bakal ada survey terakhir. Dirinya memperkirakan akhir penelitiannya akan tutup sekitar bulan Mei tahun ini. "Kira-kira bulan Mei ini, nanti akhir penelitiannya," ujarnya.
Lebih jauh Cintya menambahkan, rencana pelabuhan Cilamaya diakuinya sudah meleset dari rencana awal. Karena sudah bergeser sekitar 2-3 kilo meter dari site plane pertama. Lokasi itu dipastikannya sudah tidak mengganggu pipa Pertamina. Hanya saja, kalau dibandingkan dengan suasana Tanjung Priok, di sana juga terdapat pipa-pipa pertamina, namun tidak menjadi sebuah permasalahan. "Memang bergeser dari rencana awal sekitar 2-3 Kilometer, itu tidak akan mengganggu pipa pertamina," jaminnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template