Sekolah Negeri Berubah Nama - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Sekolah Negeri Berubah Nama

Sekolah Negeri Berubah Nama

Written By Mang Raka on Rabu, 28 Januari 2015 | 12.00.00

-Dari Sri Baduga Maharaja Hingga Tajimalela

PURWAKARTA, RAKA - Sempat bergulir menjadi wacana, Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) akhirnya resmi merubah sejumlah nama sekolah dengan nama-nama tokoh Sunda. Ini diketahui saat digelar seminar penggantian nama sekolah, bertempat di Bale Citra Resmi, Jalan RE Martadinata Purwakarta, Selasa (27/1). Selain bupati, hadir sebagai pembicara tokoh sejarah dari UNPAD, Profesor Nina Lubis.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membenarkan, jika seminar ini adalah mitembeyan (memulai) penggunaan nama sekolah dengan nama tokoh kerajaan Sunda, dan tokoh yang memimpin di Jawa Barat yang memiliki keterkaitan dengan rundayan (silsilah) kerajaan Sunda. Menurutnya, ini sengaja diambil untuk menghilangkan kesan adanya sekolah unggulan dan non unggulan. Jadi menurutnya, jika masih merujuk penamaan sekolah dengan gaya sekarang memungkinkan persaingan tak sehat antar sekolah. "Coba sekarang ada SMAN 1 Purwakarta dibilang unggulan sementara sekolah di SMAN 1 Maniis di ujung Purwakarta tidak unggulan. Inikan bentuk pemikiran yang salah. Ini harus dihilangkan," katanya.
Terkecuali itu menurutnya, penamaan ini bukan sekadar simbolisasi saja. Tetapi lebih dari itu memberikan isi silsilah tokoh-tokoh yang pernah harum membawa kerajaan Sunda pada masa kejayaannya. Pelajar diberikan wawasan sejarah nenek moyangnya minimalnya dari nama sekolah saja, mereka bisa memperdalam dan memaknai nama tokoh itu. "Jadi kalau di Sunda ada miindung ka waktu mibapa ka zaman, kita harus memaknai perubahan dari masa ke masa. Pergantian nama sekolah ini menjadi permulaan membangun tata nilai pendidikan. Nilai imanensi dan transendensi. Jadi kudu ka handap akaran dengan keunggulan masa lalu dan kudu ka luhur sirungan siap berkontribusi untuk masa depan," tambahnya.
Sementara itu, sejarawan Sunda Profesor Nina Lubis menyambut baik adanya pergantian nama sekolah ini. Menurutnya ini bagian merubah karakter generasi bangsa yang harus dipupuk, dengan pemahaman sejarah masa lalu leluhurnya. "Namun begitu, nama tokoh yang kami berikan untuk nama sekolah ini tidak sembarangan. Ini sudah melalui kajian matang termasuk sifat dan gaya kepemimpinan tokohnya. Ada beberapa tokoh Sunda yang memiliki perangai tidak baik, misalkan sering mabuk-mabukan dan poligami, ya kita tidak gunakan nama tokoh itu," terang Nina.
Sumber yang digunakan untuk mencari nama tokoh yang sesuai, didapat tim ini dari buku sejarah Sunda, sejarah kota dan kabupaten di Jawa Barat dan Banten. termasuk sumber penelitian, tesis dan disertasi serta sumber pembandingnya berupa dokumen dari luar negeri seperti Portugis dan Belanda. "Kita juga tak hanya berikan nama tokoh begitu saja. Nanti di sekolah itu diberikan keterangan sejarah asal usul nama tokoh tersebut. Malah kita sesuaikan nama tokoh itu dengan kultur sekolahnya. Misalkan saja SMKN 2 Purwakarta yang banyak dihuni pelajar perempuan, namanya menjadi SMKN Nyi Subanglarang. Subanglarang sendiri seorang istri raja Sunda Prabu Siliwangi, dia santri Syekh Quro penyebar Islam di tatar Sunda," tukas Dedi. (nos)

Sekolah yang Berubah Nama
SMAN 1 Purwakarta     : SMAN Sri Baduga Maharaja
SMAN 2 Purwakarta     : SMAN Prabu Niskalawastu Kancana
SMKN 1 Purwakarta     : SMKN Prabu Surawisesa
SMKN Campaka         : SMKN Tajimalela
SMKN 2 Purwakarta    : SMKN Nyi Subanglarang
SMPN 3 Pasawahan     : SMPN Maharaja Ragamulya Luhur Prabhawa
SMPN 2 Plered         : SMPN Ki Gedeng Luragung
SDN 4 Nagrikidul     : SDN Ki Hajar Sukharesi
SDN 2 Bunder         : SDN Sultan Pangeran Natawijaya
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template