Fantastis, Harga Sawah Rp 1 Miliar per Hektare - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Fantastis, Harga Sawah Rp 1 Miliar per Hektare

Fantastis, Harga Sawah Rp 1 Miliar per Hektare

Written By Unknown on Rabu, 10 September 2014 | 11.30.00

TELAGASARI, RAKA - Harga sawah di sepajang jalan Layapan Tepmuran-Telagasari harganya cukup fantastis. Derasnya permintaan membuat harga semakin meroket.
Tidak tanggung-tanggung, dalam satu hektar saja sawah di Layapan seperti Cicemplak, Lemahsubur, Pasirkamuning dan Kalibuaya, berada di kisaran Rp 1 hingga 1,5 miliar per hektare. Harga ini melampaui harga tanah sawah di sekitar lokasi yang akan dijadikan Pelabuhan Cilamaya di Desa Sumbejaya dan Cikuntul, Kecamatan Tempuran yang hanya Rp 600 hingga 750 juta per hektarnya.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Telagasari H Engkat Sukatma mengatakan, harga tanah sawah di Pasirkamuning dan Kalibuaya begitu tinggi. Bayangkan, dalam satu hektar saja mencapai Rp 1,5 miliar, selain produktif, lokasi yang strategis dan bedekatan dengan jalan membuat harganya meningkat drastis.
Dirinya menerima laporan, ada seorang haji asal Pasirkamuning menjual sawahnya 5 hektar, dari penjualannya tersebut uang yang didapatnya Rp 8 miliar untuk 5 hektar. "Sawahnya bagus dan strategis sehingga mahal, ada petani jual 5 hektar dapat Rp 8 miliar," katanya.
Senada dikatakan Ketua KTNA Tempuran H Ijam, kalau di Layapan harga-harga sawah mahal diakibatkan rencana pembangunan pelabuhan. Meskipun lokasinya jauh ke lokasi titik bakal pelabuhan sekitar 10 kilometer lagi, namun para cukong dan spekulan banyak mengincar tanah-tanah wilayah Kecamatan Tempuran secara umum.
Ujungnya tambah Ijam, mungkin ke depan apakah bakal terjadi penggusuran tanah sawah lewat pengembangan pelabuhannya, karena rencana pembangunan pelabuhan ini mampu memancing investor berani membayar sawah dengan harga mahal. "Mahal karena isu pelabuhan walaupun jauh mungkin untuk pengembangan, yah meskipun pak haji berdoa semoga pelabuhan tidak jadi dibangun," katanya.
Kepala Desa Kalibuaya Nana Mulyana tidak menampik harga sawah di desanya khususnya di sepanjang jalan Layapan harganya meningkat. Dirinya menyebut sawah milik kelompok tani Binong saja misalnya, harganya mencapai Rp 1,5 miliar per hektarnya. Kemungkinan harga tinggi tersebut akibat persaingan penawaran kepada petani. "Iya pak, sekarang tembus Rp 1,5 miliar. Mungkin begitu laku di sini mah persaingannya ketat," tutupnya. (rud)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template