Dana BLSM Langsung Dibayar 2 Bulan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dana BLSM Langsung Dibayar 2 Bulan

Dana BLSM Langsung Dibayar 2 Bulan

Written By Mang Raka on Selasa, 25 Juni 2013 | 14.00

KARAWANG, RAKA - Hingga kemarin, Kantor Pos Karawang belum bisa mendistribusikan Kartu Perlindungan Sosial (KPS), karena masih menunggu pengiriman dari pusat. Diprediksi, kartu perlindungan sosial itu akan tiba akhir Juni mendatang.
Koordinator Satgas BLSM Pos Indonesia Cabang Karawang Asep Tohari meminta, 161.463 keluarga miskin Karawang bersabar. "Belum ada perkembangan, dari internal berharap ada percepatan distribusi," ujarnya kepada RAKA, Senin (24/6).
Lambannya pengiriman KPS dari pusat, menurut Asep, karena terkendala percetakan mengingat ini merupakan program nasional. "Kalau sudah  didistribusikan, itu sudah bisa dibayar (warga bisa mengambil) dan dana juga sudah siap untuk dicairkan. Tinggal menunggu kartu saja," ujar Manajer Logistik Kantor Pos Karawang ini.
Ditanya kesiapan, pihaknya menyatakan sudah mencairan BLSM untuk dua bulan ke depan yakni Rp 300 ribu per keluarga. "Kita juga meeting terkait persiapan cabang, nanti kan menetukan pelayan, personel berapa dan sarana pembayaran. Kalau hanya mengandalkan kantor kan tidak maksimal, solusi lain kita melakukan pembayaran di komunitas  penduduk penerima, seperti di desa. Namun itu hanya tempat saja tetap petugas kita yang bertugas," paparnya.
Pihaknya juga berharap, para kepala desa turut membantu membagikan KPS ini ke warganya yang benar-benar miskin. Sehingga pada saat pencairan Balsem tidak salah sasaran. "Kartu ini (KPS) tidak hanya berguna untuk pencairan Balsem saja, tapi bisa juga digunakan buat penukaran raskin (beras miskin), bantuan beasiswa dari warga miskin, bahkan dapat dipergunakan sebagai bukti penerima pelayanan kesehatan di rumah sakit. Logistik KPS hingga kini sedang kita tunggu dari pemerintah pusat. Pokoknya begitu sampai, kita bagikan tanpa perlu menunda waktu lagi. Diharapkan, pada saatnya antrian tertib. Seperti penyaluran BLT sebelumnya, kita pastikan ada banyak loket penyaluran dibuka di masing-masing cabang PT Pos Karawang," janji Asep.
Dia ketahui, pendistribusian KPS bagi masyarakat miskin berdasarkan amanat Inpres nomor 5 tahun 2013 tentang Sosialisasi Kebijakan Penyesuaian Subsidi BBM. Adapun jumlah penerima, menurutnya, diperoleh dari hasil pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait perlindungan sosial tahun 2005 yang dimutakhirkan tahun 2008. Dan data tersebut, divalidasi ulang tahun 2011. Namun apabila di lapangan masih ada warga miskin yang tertinggal memperoleh KPS, diharapkannya, kades setempat mengajukan laporan.
"Setelah kartu turun, pendataan verifikasi akan kembali dilakukan oleh kades atau lurah. Data yang ada sekarang sangat dimungkinkan berubah seiring kondisi di lapangan. Bagi setiap pemegang KPS, itu bisa dilanjutkan ke orang lain yang berhak apabila pemegang sebelumnya sudah tidak tergolong miskin lagi, meninggal dunia, atau orangnya pindah ke luar negeri. Maka itu, pemerintah desa mampu merekomendasikan pemindahan ini tanpa bisa menambah kuota," ungkap Asep.
Dikatakannya pula, kewenangan PT Pos sebatas mendistribusikan KPS dan pencairan dana BLSM. Sebagai penentu pemegang kartu, ditentukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). "Bagi kami, begitu logistik diterima, paling tidak dalam waktu 14 hari harus sudah didistribusikan kepada pemegang yang benar-benar berhak. Dari data di PT Pos, kecamatan terbanyak penerima KPS di wilayah Kabupaten Karawang adalah Kecamatan Karawang Barat sampai mencapai 8.946 orang. Terbanyak kedua Kecamatan Rengasdengklok 8.677 orang, dan terbanyak ketiga Kecamatan BatuJaya 7.956 orang," pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator TKSK Kecamatan Kotabaru Anas mengungkapkan, banyak warga yang menanyakan pendistribusian bantuan ini. "Namanya masyarakat pengen tahu dapat atau tidak? Tapi data sudah disebarkan, di minggon kita sosialiasi dan data juga sudah difotokopi," tuturnya.
Di tempat berbeda, Lurah Nagasari H Endeng mengaku, hingga kini pihaknya masih belum mendapat informasi, baik jumlah penerima maupun teknis pendistribusian hingga pengambilan BLSM. "Belum ada informasi terkait dengan jumlah penerima pun saya tidak tahu, kayaknya di minggon ada informasi," tukasnya.
Hal senada dilontarkan Lurah Karawang Wetan Dedi Supardi. Dirinya juga mengaku belum mendapatkan informasi terkait penerima BLSM. "Belum ada distribusi BLSM, dan belum tahu penerimanya," tandasnya. (vid/vins/ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.