Kampanye Pilkades Terlalu Singkat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Kampanye Pilkades Terlalu Singkat

Kampanye Pilkades Terlalu Singkat

Written By Mang Raka on Senin, 20 Mei 2013 | 14.00

-DPRD: 4 Hari Rawan Konflik

KARAWANG, RAKA - Jadwal pelaksanaan kampanye pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 34 desa yang diberikan waktu hanya 4 hari dimulai tanggal 24 hingga 27 Juni 2013, dinilai terlalu singkat oleh Komisi A DPRD Karawang. Apalagi bagi desa yang calon kadesnya 5 sampai 8 orang.
"Mestinya pemkab melalui BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) membuat jadwal kampanye agak luas. Kalau cuma 4 hari kami kira terlalu sempit. Bagaimana cara mengatur giliran calon kades berkampanye di wilayah terbatas bagi desa yang punya calon 5 orang, bahkan lebih? Misal di Desa Purwasari Kecamatan Purwasari, di sini ada 8 bakal calon yang siap bertarung. Belum lagi di Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya Kulon 7 orang, Desa Anggadita Kecamatan Klari 6 orang, Desa Parungsari Kecamatan Telukjambe Barat 5 orang dan bisa jadi desa lainnya juga banyak. Kalau semua lolos jadi calon, coba pengaturan jadwal dan area kampanye seperti apa teknisnya di lapangan?" tanya anggota Komisi A, Saepudin Permana.
Dia bilang, bisa saja dalam satu hari ada dua calon kades berkampanye bersamaan. Hanya saja yang dikhawatirkan dia, suhu politik di setiap pilkades seringkali memanas hingga bisa menyulut ketegangan kedua kubu yang pada akhirnya memicu bentrok massa dari para pendukung kedua calon tersebut. Antisipasi dini untuk menghadapi kondisi demikian, Saepudin menyarankan agar pihak BPMPD mengevaluasi kembali jadwal kampanye itu, khusunya bagi desa yang memiliki calon lebih dari 4 orang. "Saya tahu persis konstalasi politik pilkades karena kebetulan pernah jadi kades sebelum terpilih masuk gedung DPRD pada Pemilu 2009," ungkapnya.
Dipertegas oleh anggota Komisi A lainnya, Ace Sopian Mustari, sebaiknya jajaran BPMPD lebih jeli dan visioner dalam menghadapi kegiatan rutin secara periodik pelaksanaan pesta demokrasi langsung di tingkat desa, terutama berbagai masalah yang muncul paska pilkades Desember 2012. Semua catatan itu, seru Ace, dijadikan parameter guna makin meminimalisir permasalah-permasalahan di lapangan. Sebab di situlah evaluasi faktual tentang kondisi yang ada di desa-desa bersangkutan, menurutnya, lebih mudah terbaca secara logis.         
Menanggapi pertanyaan dan saran kalangan wakil rakyat yang membidangi pemerintahan ini, Kepala BPMPD, Ahmad Hidayat, mengakui belum bisa menjawab dari sisi teknis pelaksanaan buat para panitia pilkades di desa yang memiliki calon kades 5 orang atau sampai 8 orang. Sedangkan masa kampanye hanya dialokasikan 4 hari. Untuk sementara Ahmad cuma meyakinkan bahwa hal ini akan dibahas dalam rapat koordinasi seluruh pihak terkait mengenai pelaksanaan seluruh jadwal tahapan pilkades di ruang rapat asda I, Senin (20/5). 
"Awalnya memang kami memprediksi jumlah calon kades antara 2 sampai 5 orang paling tinggi. Ternyata berdasarkan data sementara yang mengurus berkas buat persyaratan bakal calon di Pelayanan Satu Atap dari tanggal 10, 13 dan 14 Mei lalu malah ada yang 8 bakal calon di satu desa. Kami sadari, masa kampanye 4 hari tidak cukup bagi desa yang calon kadesnya lebih dari 4 orang. Karena secara teknis pelaksanaan menjadi kewenangan panitia, sementara ini kami selaku tim monitoring kabupaten hanya bisa menghimbau soal pengaturannya. Kalau pun jadwal yang sudah jadi keputusan bupati bernomor 141.1/1607/BPMPD tertanggal 15 April 2013 perlu diubah dan disesuaikan, ya konsekwensinya ada tahapan yang mesti diurai lagi. Tapi ini semua akan jadi bahan evaluasi kami di rapat dengan pak asda I," tandas Ahmad. (vins)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.