Kadisdik: Sekolah Negeri dan Swasta Gratis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kadisdik: Sekolah Negeri dan Swasta Gratis

Kadisdik: Sekolah Negeri dan Swasta Gratis

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Mei 2013 | 14.00

KARAWANG, RAKA - Berbagai persoalan krusial di bidang pendidikan, tampaknya mendapatkan perhatian serius Pemkab Karawang. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang Drs H Agus Supriatman MPd menjelaskan, pihaknya telah mendesain sejumlah program untuk memecahkan persoalan-persoalan yang selama ini kerap terjadi.
Disebutkannya, pihaknya merealisasikan peningkatan kualitas dan manajemen pendidikan melalui program peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan dengan pendekatan pada penguatan kelompok kerja guru SD dan musyawarah guru mata pelajaran SMA dan SMK yang dikemas dengan sinergitas pengawas, kepala sekolah dan guru.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan di masing-masing komisariat atau di tingkat kecamatan melalui kegiatan training atau retraining, work shop dan sosialisasi kurikulum tahun 2013. Kegiatan ini, wajib diikuti oleh seluruh satuan pendidikan untuk dapat melaksanakan 'in house training' atau PKG, MGMP berbasis sekolah, yang dibiayai dari BOS APBN, BOS provinsi termasuk BOPF Dikdasmen PNFI Kabupaten Karawang. "Dengan demikian, diharapkan semua pendidik dan tenaga kependidikan dapat tersentuh, harapannya peningkatan mutu serta peningkatan manajemen," kata Agus.
Kaitan dengan perluasan pemerataan pendidikan, ia berjanji akan terus merealisasikan bantuan fisik untuk rehabilitasi dan ruang kelas baru di setiap kecamatan, termasuk bantuan fisik ke sekolah swasta.
Terkait dengan permasalahan mahalnya biaya pendidikan, Pemkab Karawang telah berupaya maksimal untuk memberikan dukungan terhadap peningkatan layanan pendidikan di masing-masing sekolah dengan program BOPF Dikdasmen PNFI.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, berdasarkan analisis kebutuhan biaya pendidikan sekolah negeri dan swasta, secara keseluruhan bisa dipenuhi dengan adanya program BOPF, seperti contoh bantuan untuk SMA dari APBN direncanakan sebesar Rp 560 ribu, kemudian dari provinsi Rp 125 ribu dan dari Pemkab Karawang dianggarkan Rp 1 juta, sehingga jumlahnya menjadi Rp 1.685.000. Sedangkan analisis kebutuhan biaya minimal untuk SMA yaitu Rp 1.450.000. Dengan demikian, maka untuk SMA yang menerima BOPF negeri-swasta dapat membebaskan biaya pendidikan, di antaranya DSP dan SPP. Meski demikian, tidak mustahil jika orang tua siswa yang mampu dan peduli dapat memberikan bantuan kepada sekolah.
"Kebijakan membebaskan biaya pendidikan ini, baru ada di Kabupaten Karawang di wilayah Jawa Barat, karena pemda telah memenuhinya melalui APBD Kabupaten Karawang. Berdasarkan evaluasi 2012, ada BOS kabupaten sebesar Rp 3,7 miliar dan di tahun 2013 ini namanya diubah menjadi BOPF dengan anggaran Rp 84 miliar, termasuk membiayai pendidikan di lingkungan pendidikan formal dan informal," jelasnya.
Kemudian, pemerintah daerah dalam hal ini dinas pendidikan telah merespon kritik, saran dan harapan masyarakat, pelaksaaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2013-2014 agar dilaksanakan secara transparan melalui online dan tidak menerima titipan dari manapun. Bupati Karawang jelasnya, sudah meminta pengelola pendidikan agar menandatangani pakta integritas tidak menerima titipan dari manapun. Bila melanggar, akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Sebelumnya, Bupati Karawang H Ade Swara menegaskan, jangan mengorbankan masyarakat Karawang di tengah pesatnya pembangunan dan masyarakat Karawang jangan menjadi penonton di daerah sendiri akibat rendahnya mutu pendidikan. Karena menurutnya, mutu pendidikan bukan hanya ditentukan pada proses pembelajaran, tapi diawali dari input siswa berkualitas melalui PPDB yang berpedoman sesuai standar nasional pendidikan.
Jadi, selain mutu meningkat juga berkembangnya sekolah swasta, masyarakat harus mengilangkan sikap 'negeri minded', artinya masyarakat jangan melulu berpikir mensekolahkan putra-putrinya hanya ke sekolah negeri. Bupati juga menghimbau kepada lulusan sekolah bisa melanjutkan pendidikan ke negeri atau swasta, karena negeri-swasta sama-sama meningkatkan mutu, sama-sama dibantu pemkab dan sama-sama bebas biaya.
Mengenai informasi sertifikasi, berdasar dari Dinas Pendidikan, biaya sertifikasi untuk bulan November, Desember 2012 sesuai dengan intruksi dari tingkat pusat, karena ini merupakan kewenangan pemerintah pusat, maka pembayarannya akan di 'take over' tahun 2014. Sedangkan untuk sertifikasi dan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi pegawai yang belum mendapat sertifikasi, untuk Januari, Februari dan Maret 2013 akan direalisasikan tanggal 7 Mei 2013 mendatang.
Diketahui, yang akan mendapatkan pencairan sertifikasi itu sebanyak 4.723 orang dari berbagai jenjang meliputi jenjang TK, SD, SMP dan SMK dengan total anggaran Rp 50.099.586.300,
Jumlah itu sudah diperhitungkan dari gaji pokok baru berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2011 tentang Penggajian.
Sehubungan adanya TTP, dana transport dan intensif, bupati menghimbau, guru-guru di Kabupaten Karawang tidak hanya meningkatkan kesejahteraannya, tetapi perlu diimbangi peningkatan kinerja yang diprioritaskan pada peningkatan mutu dan manajemen pendidikan. Selanjutnya, untuk kegiatan transportasi guru, kepala sekolah dan pengawas termasuk intensif guru SD bulan Januari, Februari sudah direalisasikan, kemudian untuk Maret dan April akan dibayar 7 Mei 2013.
Sementara itu, memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2013 hari ini, Disdik Pora Karawang akan memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi di dunia pendidikan. Penghargaan itu di antaranya bagi juara pertama siswa berprestasi SD, SMP, SMA dan SMK masing-masing mendapat Rp 5 juta, kemudian juara pertama guru berprestasi SD, SMP, SMA dan SMK Rp 30 juta, lalu juara pertama kepala sekolah Rp 10 juta, penilik berprestasi terbaik pertama Rp 6,5 juta dan tutor berprestasi program KF (Keaksaraan Fungsional), TK, PAUD Rp 6,5 juta.
Sedangkan, lembaga PNFI terbaik pertama pada KF, TK, PAUD, Paket B, PKBM dan lembaga kursus masing-masing mendapatkan Rp 6,5 juta. Juga memberikan penghargaan kepada juara-juara lomba OSN SD, SMP mata pelajaran IPA, Matematika, Biologi, Fisika, IPS, termasuk juara terbaik Calistung SD.
Dinas Pendidikan juga telah merangkai kegiatan, di antaranya menggelar Liga Pelajar Indonesia tingkat SMP, SMA dan SMK se-kabupaten pada tanggal 29 April hingga 7 Mei mendatang. Setelah upacara Hardiknas, diadakan lomba Pasanggiri Jaipong tingkat SMP, SMA dan SMK di halaman kantor Dinas Pendidikan. Pada 5 Mei, bakal digelar gerak jalan santai yang diikuti guru-guru SD, SMP, SMA dan SMK negeri-swasta yang diperkirakan diikuti 2000 orang di Lapang Karang Pawitan.
Pada 28 Mei 2013, diadakan seminar pendidikan bekerjasama Dinas Pendidikan di Aula Husni Hamid dan akhir Juni 2013 diadakan Expo Pendidikan yang akan diikuti oleh seluruh UPTD, PAUD dan SD,  termasuk SMP, SMA dan SMK negeri-swasta, juga sekolah perguruan tinggi se-Kabupaten Karawang. (yud/rls)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

Tuliskan Komentar Anda Tentang Artikel Diatas

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.