Nurlatifah Belum Lampirkan Surat Pengunduran Diri - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nurlatifah Belum Lampirkan Surat Pengunduran Diri

Nurlatifah Belum Lampirkan Surat Pengunduran Diri

Written By Mang Raka on Selasa, 30 April 2013 | 14.00

KARAWANG, RAKA - Dua orang anggota DPRD Karawang yang telah pindah partai untuk pencalonannya kembali sebagai calon legislatif pada Pemilu 2014, hingga kini dinyatakan oleh KPU belum melampirkan surat pengunduran diri dari status keanggotaannya di DPRD Karawang.
Kedua nama itu, diiyakan oleh anggota KPU Karawang Agus Rivai, yaitu Hj Nurlatifah yang partai awalnya PBB dan Unang Saepudin yang sebelumnya di PBR. Keduanya kini daftar nyaleg melalui Gerindra dan PAN. "Syarat yang harus dipenuhi keduanya wajib melampirkan surat keterangan atas pengunduran dirinya yang ditandatangani ketua DPRD. Sampai saat ini, syarat tersebut belum dilampirkan," ujarnya.
Selain itu, bagi bakal caleg yang berstatus masih aktif sebagai kepala desa (kades), kata Agus, termasuk berkas surat pernyataan mundur dari jabatannya yang diperkuat tanda bukti lampiran suratnya telah diterima bupati, sampai sekarang belum juga diterima pihaknya di KPU. Syarat mutlak ini, tandas Agus, harus sudah masuk paling lambat tanggal 2 Mei lusa. Jika hingga batas waktu tersebut tetap tidak dilengkapi, tegasnya, maka bakal caleg bersangkutan dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi DCT atau daftar caleh tetap.   
"Terus terang, kita belum banyak tahu seberapa banyak kades yang didaftarkan parpol peserta Pemilu 2014 sebagai bakal caleg. Oleh karenanya, kami nantikan masukan masyarakat terkait ini. Secara resmi, masukan dan tanggapan masyarakat kami buka mulai tanggal 25 Juli sampai 5 Agustis 2013 atau setelah pengumuman DCS. Yang paling diharapkan, semua data bakal caleg mesti mengisi daftar isian status pekerjaan. Biar kami mudah menyeleksi berdasarkan syarat administrasi," saran Agus.
Diingatkannya pula, apabila terdapat bakal caleg yang tidak jujur tanpa bersedia menuliskan status pekerjaan apa adanya, jangan salahkan KPU tatkala orang bersangkutan telah dinyatakan DCT tiba-tiba terpaksa dibatalkan pencalegannya hanya karena ketahuan status pekerjaan yang sebenarnya secara terlambat. Ia menyebut misal kades yang nyaleg. Tanpa melampirkan surat pengunduran diri, sementara kades bersangkutan telah lolos masuk DCT. Kasus semacam ini, tegas Agus lagi, namanya di DCT langsung dibatalkan. 
"Kita jangan main-main lah dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sayang kan kalau nanti masuk DCT malah harus dibatalkan dan digantikan dengan orang lain hanya gara-gara ada data diri yang disembunyikan. Di sini pula peran masyarakat sangat kita butuhkan. Biar mereka memberikan masukan ke KPU untuk bisa membantu di luar kemampuan jangkauan kami yang terbatas," wanti-wanti Agus. (vins)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. kalau didesak baru bikin ... kan lumayan masih dapet honor...

    BalasHapus

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.