Massa LSM Perang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Massa LSM Perang

Massa LSM Perang

Written By Mang Raka on Rabu, 27 Maret 2013 | 14.00

-9 Motor Dibakar
-3 Mobil Hancur
-2 Orang Kritis

RENGASDENGKLOK, RAKA - Sedikitnya, 9 sepeda motor dan satu mobil dibakar saat terjadi bentrokan susulan massa LSM di ruas jalan Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (26/3) pagi, sekitar jam 10 pagi. Selain itu, dua unit kendaraan roda empat hancur dirusak. Sementara, diperoleh kabar, dua orang kritis dan dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan pantauan RAKA, kondisi memanas di Rengasdengklok terjadi kemarin malam sekitar pukul 22.00, saat terjadi pengrusakan sekretariat LSM Kompak yang dilakukan massa LSM Gibas. Pada saat itu, dua anggota LSM Kompak dikeroyok ketika mereka melihat kantornya yang rusak. Selang beberapa jam kemudian, sekitar jam 02.00 dinihari, terjadi perusakan balasan terhadap sekretariat LSM Gibas yang letaknya tak jauh dari sekretariat LSM Kompak. ”Kejadian berawal jam 10 malam tiba-tiba terjadi perusakan terhadap kantor Kompak. Setelah itu, ada balasan perusakan kantor Gibas sekitar jam 02.00 malam,” terang salah seorang aparat kepolisian yang kebetulan ada di tempat kejadian.
Sebagai lanjutan dari bentrok dua kelompok massa LSM tersebut, sekitar jam 10.00 pagi kemarin, bentrokan kembali pecah di Desa Amansari hingga akhirnya terjadi pembakaran sembilan motor dan satu mobil oleh massa LSM Gibas. ”Yang saya lihat, bentrokan terjadi saat massa Kompak hendak mendatangi kantor Kompak Rengasdengklok. Dari arah Tanjungpura mendapat perlawanan dari pihak Gibas yang berada di jalan Amansari," ujar salah seorang warga Amansari, Muji (35), yang dijumpai RAKA di sekitar lokasi kejadian.
Pada saat itulah menurutnya, massa Gibas menghadang kelompok massa LSM Kompak, baik adari arah Tanjungpura maupun dari arah Rengasdengklok. Bentrokan pun tak terhindarkan. Hingga akhirnya massa dari LSM Kompak mundur. Saat itu pula, sekitar sembilam motor dan satu mobil yang ditinggalkan massa Kompak dibakar kelompok massa Gibas. Ditambahkannya, kejadian tawuran sendiri tidak begitu lama, karena posisi kelompok Kompak langsung memilih mundur. ”Kejadian bisa dibilang begitu cepat. Dan masa dari kelompok Gibas langsung melakukan pembakaran terhadap kendaraan yang tertinggal massa kelompok Kompak,” terangnya lagi.
Pascabentrokan di jalan Amansari, kedua kelompok tetap melakukan aksi saling menunggu. Sementara kelompok Kompak berkonsentrasi di sekitar Terminal Rengasdengklok. Selama terjadi bentrok dan setelahnya, jalan menuju Tanjungpura ataupun arah sebaliknya tidak bisa dilalui kendaraan umum. Karena meski kondisi sudah lengang dari massa, namun api dari kendaraan yang dibakar terus menayala. Namun sekitar jam 12.00, jalan mulai berangsur dibuka dan boleh dilalui kendaraan umum setelah sebelumnya dilakukan pemindahan bangkai motor dan mobil ke pinggir jalan.
Ketua LSM Gibas Karawang Abah Icam yang berhasil ditemui RAKA di kediamannya mengatakan, terjadinya bentrokan hingga dua kali tersebut sangat disesalkannya, bahkan sama sekali tidak menyenangkan hatinya. ”Saya sangat mengecam dan tidak dalam posisi mengintruksikan. Justru terjadinya bentrok ini, ketika saya sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung,” jelasnya.
Sebagai bukti dirinya tidak menyetujui adanya bentrok ini, ujar Icam, setelah terjadi perusakan kemarin malam dirinya langsung merapat ke Bandung untuk meminta Gibas dari Bandung tidak datang ke Karawang yang pada akhirnya akan merugikan masyarkat ketika terjadi perang susulan. ”Saya sendiri langsung menghadap ke Bandung untuk menjelaskan dan meminta pihak Gibas di luar Karawang untuk tidak datang terkait bentrokan tadi malam. Namun ternyata bentrok malah pecah lagi saat saya dalam perjalanan,” imbuhnya lagi sambil mengatakan sangat tidak mendukung adanya bentrok ini.
Secara terpisah, Ketua Korwil 2 LSM Kompak Mukron mengatakan, pihaknya tidak mengetahui jika akan ada perusakan sekretariatnya di Rengasdengklok. Ini menurutnya, terbukti dengan tidak adanya anggota Kompak yang berada di tempat saat terjadi perusakan sekretariatnya. ”Saya sendiri tahu sekitar jam 10 malam, itupun ada yang melaporkan kepada saya. Setelah itu, saya mengintruksikan anggota yang terdekat dengan kantor merapat untuk melihat kebenaran berita tersebut. Dan alhasil, kedua anggota, Nono Wakil Korwil 2 dan Yayat alias Bongsor yang awalnya hanya untuk memastikan justru malah jadi korban pengeroyokan massa Gibas yang sebelumnya sudah merusak kantor. Dan saat ini kondisi yang satu masih kritis di RS Islam Karawang,” ujarnnya.
Kapolsek Rengasdengklok Kompol Ahmad Sayuti mengatakan, kejadian berawal adanya perusakan sekretariat LSM Kompak jam 10 malam, lalu diteruskan perusakan balasan pada jam 02.00 dinihari yang dilakukan oleh massa LSM Kompak terhadap sekretariat LSM Gibas. Sayuti mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus bentroknya dua massa LSM ini. ”Kita akan melakukan penanganan sesuai aturan yang berlaku,” terangnya.
Kapolres karawang AKBP Arman Achdiat yang datang setelah terjadinya pembakaran motor dan mobil, kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan sesuai aturan yang ada. Di mana kata dia, kejadian ini sudah meresahkan masyarkat dan mengganggu ketertiban umum. ”Kita akan tindak tegas siapapun yang ada dalam kejadian ini,” katanya.
Menurut dia, kedatangannya ke lokasi kejadian untuk memastikan semuanya kondusif. Menurut Arman, akibat bentrokan tersebut sebuah mobil dan sembilan sepeda motor dibakar massa. Namun tidak ada korban jiwa akibat bentrokan tersebut. "Mereka rebutan limbah. Tetapi limbah apa juga belum jelas, karena pabriknya saja belum dibangun. Sudah lama perebutan ini, kita pun sudah pertemukan para pemimpin kedua ormas, tetapi di tingkat bawah mereka belum damai," terang Arman. Belum ada yang ditangkap terkait bentrok ini. "Kita masih amankan dan kendalikan dulu situasi. Nanti baru kita proses setelah semuanya reda," imbuh Arman di Rengasdengklok. (rud)
Berbagi Artikel :

4 komentar:

  1. lanjut belum seberapa ini ...... resep nih kabar yg seperti ini nih yg di cari ........... pikasebeuleun pisan urangmah ormas nu kie teh. ini jelas menampakan bahwa yg namanya ormas adalah gantinya dr nama gank itu aja repot.

    BalasHapus
  2. enak jamannya eyang suharto ndak ada kerusuhan,tidak ada ormas yang berulah rakyat aman tenteram.saya suka eyang suharto

    BalasHapus
  3. LSM = GANK ...

    Setuju Tah_____ !

    BalasHapus

 
Support by : The-Kiel Admin MaNg RaKa
Copyright © 2012. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template
Best View using Mozilla Firefox version 3 or higher.